Tampilkan postingan dengan label sehari-hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sehari-hari. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Januari 2016

PESTA DEMOKRASI (Katanya)

Bagaimana sikap kita saat ada yang mengundang kita ke pesta hajatan besar? Saat pihak yang mengundang pesta sudah merencanakan dari jauh-jauh hari sebelumnya, dengan anggaran biaya pesta yang jor-joran, dan melibatkan seluruh warga karena pesta tersebut diganyang akan menentukan nasib kita selama lima tahun ke depan? Tentunya kita akan menyambut gembira undangan tersebut dan berusaha memenuhi untuk menghadirinya.
Tapi rasanya tidak sama dengan pesta demokrasi yang digelar hari ini di Kalteng. Antusiasme warga terhadap perhelatan akbar ini terasa kurang sekali, walo katanya akan menentukan masa depan Kalteng selama 5 tahun ke depan.
Nasib Cagub-cawagub di tangan kita. Lhaa... nasib kita di tangan siapa??
Entahlah karena jemu dengan cerita praktek kecurangan yang acap dilakoni di setiap episode demokrasi yang dibumbui dengan politik uang, atau muak dengan kisah para pemimpin yang sering lupa membuktikan janji-janji manis mereka saat tebar pesona di masa kampanye, atau karena masyarakat yang semakin bijak dalam memilah dan memilih; yang saya amati hari ini Pilgub Kalteng terkesan suam-suam kuku.
Okelah saya mengacungi jempol atas kesiagaan dan kesigapan para aparat menjaga keamanan dan ketertiban selama masa-masa kampanye, masa tenang, hingga hari-H di tengah-tengah sempat merebaknya kecemasan masyarakat pasca digugurkannya salah satu pasangan calon. Selain itu, masyarakat terkesan apatis.
Layaknya hari ini, jam 8 pagi saya sudah pergi naik sepeda ke warung untuk belanja kebutuhan dapur, melewati TPS terdekat di RT tempat saya tinggal. TPS-nya sepiii... tidak terlihat aktivitas warga, hanya 1-2 orang petugas.
Setibanya di warung, berbasa-basi dengan ibu-ibu yang juga sedang belanja.
Saya (S) : "Nyoblos ga, Bu?"
Ibu (I) : "Ga eh, mbak... saya males dan ga ngerti. Saya ga kenal juga siapa orangnya. Ga ada efeknya buat saya"
Nah... saya bingung berpanjang lebar kalo sudah terucap begitu.
Saya sendiri juga tidak memilih bukan karena alasan tidak kenal dengan pasangan calonnya. Lhaa iyalah... mereka bukan saudara atau keluarga saya, apalagi pacar atau mertua saya. Ada hal-hal kritis yang saya yakin tidak perlu saya umbar ke publik karena itu juga terkait kerahasiaan hak pilih saya dan netralitas saya sebagai aparatur negara.
Hanya saja, saya tidak menyukai politik! Betapa saya telah melihat dengan mata kepala sendiri dan merasakan langsung bagaimana orang-orang yang dulunya berkerabat dekat bisa menjadi berseberangan hanya karena politik. Orang-orang yang biasanya berkawan menjadi lawan berseberangan, yang biasanya akur dan akrab menjadi saling menjelekkan dan saling menjatuhkan.
I'm just not into that...
Coretan Selengkapnya...

KALTENG MEMILIH

Sobat Warna-warni, terutama yang tinggal di wilayah Kalteng... mana nih jarinya udah dicelup tinta di TPS terdekat belum? Saya sih belum. Lebih tepatnya tidak.  Hehehe...
Yupp... hari ini, 27 Januari 2016 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serentak dilaksanakan di 13 Kabupaten dan 1 Kota. Pilkada langsung ini  ini ditunda setelah sebelumnya Pilkada serentak yang diadakan seyogyanya 9 Desember 2015 kemarin ditunda karena pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 3 H. Ujang Iskandar - Jawawi dibatalkan terkait pelanggaran kode etik. Akhirnya hanya tersisa 2 pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 H. Sugianto Sabran - Habib H. Said Ismail , dan pasangan nomor urut 2 Willy M. Yosef - H.M. Wahyudi K Anwar.

 

Ada beberapa tips nih bagi pengguna hak suara saat pilkada berlangsung (sebenernya kurang pantas juga yaa saya memberikan tips, toh saya sendiri pun alpa menggunakan hak suara saya);
1. Sebelum berangkat ke TPS, ada baiknya kamu mandi dan sikat gigi terlebih dahulu. Jangan lupa berdandan dan berpakaian yang rapi dan wangi, kali-kali aja tuh ada yang cakep di TPS yang bisa kamu pantengin.
2. Bila perlu, pamit cium tangan ke orangtua. Ga usah lama-lama, apalagi sambil bertangisan segala kayak orang yang mau merantau bepergian jauh. Khan TPS-nya cuma dekat, tiga langkah dari rumah. (Kayak lagu dangdut aja dah!)
3. Bila sudah di TPS, antri lah. Ga perlu berdesak-desakan seperti antri sembako murah. Duduk manis di kursi-kursi yang telah disediakan. Jangan duduk semaunya kayak di warung.
4. Tukarkan surat pemberitahuan/ surat panggilan dari RT setempat ke panitia untuk ditukar dengan surat suara. Hati-hati jangan sampai tertukar dengan surat tanah yaa...
5. Bila sudah menerima surat suara, segera bawa ke bilik suara. Jangan dibawa ke penghulu.
Bukalah lembaran surat suara sebelum dicoblos, siapa tau petugas salah memberi surat. Yang dikasih malah surat cinta.
6. Cobloslah pasangan calon yang dimaui, ga perlu mendesah.
7. Jika sudah selesai, lipat kembali lembaran surat suara dengan rapi. Masukkan ke dalam kotak suara. Ga perlu difoto selfie segala deh di dalam bilik suara. Karena hal itu jelas-jelas dilarang di UU Nomor 8 Tahun 2015.
8. Keluar dari bilik suara, jalannya biasa aja. Ga usah banyak gaya dan berasa kayak selebriti papan atas yang maju mundur cantik.
9. Celupkan jari ke dalam botol tinta yang sudah disiapkan oleh petugas. Tintanya ga usah diaduk diremas seolah-olah baru habis makan. Ingat, itu tinta bukan air kobokan.


Coretan Selengkapnya...

Selasa, 26 Januari 2016

RESOLUSI 2016

Halo Sobat Warna-warni...
Wuahh... bertemu lagi di tahun yang baru. Izinkan saya mengucapkan selamat tahun baru (walau sudah hampir habis bulan yang baru di tahun yang baru ini berjalan). Kiranya kita semua sehat sejahtera, dan apa yang kita impikan dan cita-citakan tercapai, ada terobosan-terobosan baru, serta pembaharuan dan pemulihan di berbagai bidang kehidupan.
Amin.
Hhmmm... suka malu sendiri deh kalo menilik blog ini, lama tak terjamah, kusam tak ada warna-warni baru yang tercoret. Hampir setahun saya menelantarkannya.
Huuff... huuff... huuffht *tiup2 debu*
Sementara ada banyak warna dan cerita yang terjadi di sepanjang 2015; spektrum warna yang luar biasa indah membentuk gambaran kisah hidup sebagai anugrah dari Sang Arsitek Agung.
Ada warna merah muda di awal tahun karena adik saya akhirnya melepas masa lajangnya dan membina rumah tangga bersama wanita pilihan hatinya. Untuk pertama kalinya sejak saya lulus SMA empat belas tahun lalu, saya akhirnya pulang ke kampung halaman. (Boleh donk saya minta tepuk tangannya... hehehe)
Ada banyak perubahan signifikan terjadi di kota kelahiran saya, dimana saya hampir tak mengenalinya. Belum lagi celoteh para kerabat yang membuat panas telinga, yang tak putus-putusnya menananyakan kapan saya juga akan melepas masa lajang saya, terlalu asyik mengurusi pekerjaan dan malah didahului oleh adik saya.
Ada warna ungu (entah apa sebutan warna yang pas) karena saya memantapkan diri untuk terlibat penuh di kegiatan pelayanan gereja tempat saya berdomisili sekarang, setelah sebelumnya saya hanya menjadi jemaat biasa. Ya... hidup yang saya jalani sekarang adalah semata-mata karena anugerah dan cinta Tuhan. Dengan apa saya bisa membalas kebaikan Tuhan dalam hidup saya selain saya melayani Dia dengan segenap apa yang ada pada saya?
Ada warna kelabu saat berbulan-bulan daerah saya di Kalimantan tidak mendapat guyuran hujan, dan kisah rutin kebakaran lahan dan hutan menjadi wajah negeri. Banyak warga yang terkena penyakit ISPA, aktivitas masyarakat di berbagai bidang menjadi terganggu. Warna kelabu ini diperparah menjadi warna coklat kemerahan karena langit benar-benar tertutup kabut asap hingga 6 kali lipat nilai ambang batas normal. Selama 3 bulan lebih sinar matahari tak tampak. Bandar udara dan penerbangan lumpuh total, sehingga bantuan yang didatangkan dari luar daerah pun terkendala. Aahh... benar-benar bencana kebakaran terparah dan terburuk selama satu dekade terakhir. Warna ini kebanyakan saya coret di media sosial saya yang lain.
Ada warna hitam juga saat hujan angin badai besar menerpa kota dan meruntuhkan tujuh jaringan SUTT yang hanya berjarak 2 km dari perumahan saya. Pemadaman listrik total terjadi  selama 2 minggu. Gelap gulita saat malam hari. Berasa kembali ke zaman batu saat peradaban sejarah belum didokumentasikan. Ffiiuuhhh...
Warna hitam ini semakin pekat saat menjelang akhir tahun saya mendapati kabar kalo Bapak saya terkena stroke dan harus menggunakan kursi roda. Puji Tuhan, lewat beberapa kali sesi terapi sekarang Bapak sudah bisa berjalan meski harus dengan pengawasan orang lain.
Tapi, semua warna itu ditutup dengan warna yang indah benar-benar persis di ujung tahun. Saya akhirnya diterima lulus beasiswa S2 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk TA 2016, dan kembali ke almamater saya di UGM. Nanti ada deh sesi khusus saya mencoretkan warna ini, tentang bagaimana pengalaman persiapan saya, bagaimana tipe-tipe soal yang keluar, apakah mirip dengan kisi-kisi dan contoh soal-soal yang banyak beredar di internet.
Aaahh... hidup dalam tuntunan Tuhan itu memang indah.
Tidak ada salahnya kita memiliki segudang rencana dan strategi menghadapi tahun baru. Boleh-boleh saja mempunyai resolusi (dengan pikselasi tinggi... halaah!) tetapi tentunya serahkan segala sesuatunya ke dalam tangan-Nya. Rencana dan kehendak-Nya jauuuhhh lebih indah, jauh melebihi apa yang pernah kita lihat, kita dengar, kita pikirkan, atau yang pernah timbul dalam hati kita.
Coretan Selengkapnya...

Kamis, 19 Februari 2015

GONG XI FA CHAI 2566

GONG XI FA CHAI

Wishing you a prosperous year, great health and happiness for you and family.


Coretan Selengkapnya...

Rabu, 08 Januari 2014

Welcome Wooden Horse 2014

Masih berbicara tentang tahun baru 2014, dimana tahun ini adalah tahun shio KUDA KAYU. Entah apapun kata berbagai ramalan tentang kehidupan orang-orang dengan shio yang lahir tahun 1942, 1954, 1966, 1978, 1990, 2002, dan 2014 ini, mari kita menyikapi dengan bijak. Tentunya semua orang akan berharap yang terbaik dan menjauhkan hal-hal yang buruk.

Ada berbagai peristiwa besar baik dalam dan luar negeri yang akan terjadi sepanjang tahun 2014 ini. Yuuk kita lihat beberapa di antaranya.
* 1 Januari = Hari Perdamaian Dunia

* 6 Januari = Yang punya blog berulang tahun! Ini termasuk peristiwa penting dan bersejarah lhoo...
 

* 6 Januari - 6 Maret = Pengisian PDSS tes SNMPTN 2014

* 9 Februari = Hari Pers Nasional

* 17 Februari - 31 Maret = Pendaftaran tes SNMPTN

* 8 Maret = Hari Perempuan INternasional

* 9 Maret = Hari Musik Nasional

* 22 Maret = Hari Air Sedunia

* 11 Januari - 5 April = Pelaksanaan kampanye Pemilu Legislatif.

* 1 April - 26 Mei = Proses seleksi tes SNMNPTN

* 9 April = Pemungutan suara Pemilu Legislatif

Pastikan nama teman-teman warna-warni yang sudah cukup umur dan memiliki KTP sah sudah terdaftar sebagai DPT (daftar pemilu tetap) di KPU.
Pastikan juga teman-teman sudah mengetahui (minimal membaca) profil dari calon legislatif yang akan duduk sebagai wakil-wakil rakyat nantinya. Jangan sampai salah pilih dan setiap periode hanya mengulang kisah lama yang sama dimana wakil rakyat hanya tahu tidur atau menonton video tak senonoh ketika rapat berlangsung, wakil rakyat hanya ingin dimanjakan dengan berbagai fasilitas mewah menghabiskan trilyunan anggaran negara sementara banyak rakyat miskin menderita.

* 14 - 16 April = Pelaksanaan UN SMA/MA sederajat Program IPA, IPS, dan Bahasa

* 21 April = Hari Kartini

* 22 April = Hari Bumi 

* 23 April = Hari Buku Sedunia

* 22 - 24 AprilPelaksanaan Ujian Susulan UN SMA/MA sederajat Program IPA, IPS, dan Bahasa

* 26 April - 6 Mei = Rekapitulasi perhitungan suara hasil pemilu tingkat nasional. 

* 1 Mei = Hari Buruh

* 2 Mei = Hari Pendidikan Nasional

* 5 - 8 Mei = Pelaksanaan UN SMP/MTs sederajat

* 7 - 9 Mei = Penetapan hasil Pemilu secara nasional dan penetapan parpol memenuhi ambang batas
Pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD Indonesia 2014 ini akan menjadi pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD langsung ketiga di Indonesia.

Berikut adalah daftar parpol beserta nomor urutnya:
1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Amanat Nasional (PAN)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
14. Partai Bulan Bintang (PBB)
15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

Berikut pula calon presiden dan calon wakil presiden.

Yang telah mendeklarasikan diri:
• Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar

• Hary Tanoesoedibjo, Pengusaha Indonesia (berpasangan dengan Wiranto)
• Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional
• Prabowo Subianto, Mantan Panglima Kostrad dan Calon Wakil Presiden 2009
• Sutiyoso, Mantan Gubernur DKI Jakarta
• Wiranto, Mantan Panglima TNI, Calon Presiden 2004, Calon Wakil Presiden 2009, dan Ketua Umum Partai Hanura

Calon kandidat:

• Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia
• Ani Yudhoyono, Ibu Negara Indonesia
• Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina
• Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara 
• Djoko Suyanto, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 
• Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia
• Endriartono Sutarto, Mantan Panglima TNI 
• Farhat Abbas, Pengacara
• Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan
• Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah 
• Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta
• Jusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden
• Megawati Sukarnoputri, Mantan Presiden 
• Mohammad Mahfud, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi 
• Pramono Edhie Wibowo, Panglima TNI Angkatan Darat 
• Rhoma Irama, Musisi Dangdut dan Aktor 
• Rizal Ramli, ahli ekonomi dan politisi Indonesia
• Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mantan Menteri Keuangan 
• Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem

12 - 16 Mei = Pelaksanaan Ujian Susulan UN SMP/MTs sederajat 

* 17 Mei = Hari Buku Nasional

* 20 Mei = Hari Kebangkitan Nasional 

27 Mei = Pengumuman hasil seleksi SNMPTN

* 31 Mei = Hari Anti Tembakau Internasional

* 1 Juni = Hari Anak-anak Sedunia

* 5 Juni = Hari Lingkungan Hidup Sedunia

* 13 Juni - 13 JuliFIFA World Cup 2014 (Copa do Mundo da FIFA) di Brasil.

Berikut adalah daftar grup Piala Dunia Brasil 2014:

Grup A: Brasil, Kroasia, Meksiko, Kamerun
Grup B: Spanyol, Belanda, Cile, Australia. 
Grup C: Kolombia, Pantai Gading, Yunani, Jepang.
Grup D: Uruguay, Kosta Rika, Inggris, Italia. 
Grup E: Swiss, Ekuador, Perancis, Honduras.
Grup F: Argentina, Bosnia-Herzegovina, Iran, Nigeria.
Grup G: Jerman, Portugal, Ghana, AS.
Grup H: Belgia, Aljazair, Rusia, Korea Selatan.


* 17 Juni Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014.

* 26 Juni = Hari Anti Narkoba Sedunia

* 1 Juli = Hari Anak-anak Indonesia

* 23 Juli = Hari Anak Nasional
* 17 Agustus = HUT Kemerdekaan RI ke-69

* 1 Oktober = Hari Kesaktian Pancasila

* 2 Oktober = Hari Batik Nasional

* 15 Oktober = Hari Hak Asasi Binatang

* 28 Oktober = Hari Sumpah Pemuda

* 29 Oktober = Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

* 10 November = Hari Pahlawan

* 6 Desember = Hari Anti Korupsi

* 10 Desember = Hari Deklarasi HAM

* 22 Desember = Hari Ibu

Mari persiapkan diri teman-teman warna-warni menyambut peristiwa-peristiwa besar yang akan datang. Semoga kesuksesan menyertai langkah kita di tahun kuda kayu ini.


  


Coretan Selengkapnya...

WELCOME BRIGHTER 2014


Toett... Toeett... Toooettt...
Suara terompet bersahut-sahutan menandai pergantian tahun 2013. Banyak yang merayakannya dengan berjalan berarak atau menyelenggarakan pesta meriah di tempat-tempat keramaian, tak sedikit pula yang merayakannya bersama di rumah bersama keluarga terkasih, namun tak terbilang juga orang-orang yang kurang beruntung yang melewatkannya begitu saja.
Lagu-lagu sukacita dikumandangkan, makanan dan minuman lezat penggugah selera disajikan, lantunan doa penuh syukur dan harapan dipanjatkan, menyambut tahun yang baru - tahun 2014.

Yaaapp... SELAMAT  TAHUN BARU 2014, teman-teman wana-warni.
(walaupun sedikit terlambat mengucapkannya, tetapi masih terasa kok aroma tahun barunya hingga saat ini. Hehehe...)

Apa saja resolusi, keinginan, dan harapan teman-teman warna-warni?? Semoga segala berkat yang terbaik diberikan atas kehidupan yang penuh warna ini. Amin.


Ngomong-ngomong soal resolusi dan harapan, saya juga punya nih. (Siapa yang nanya?!)
Berhubung saya berulang tahun di awal tahun yang dekat dengan tahun baru, SELAMAT ULANG TAHUN buat saya.
  
Hahaha... setidaknya saya bisa sedikit berbangga, di saat teman-teman sebaya dan seangkatan saya tahun ini akan menginjakkan usia kepala 3, saya masih dua tahun lagi menyusul mereka karena dulu saya masuk SD curi start dua tahun. Yeaa... walaupun orang bijak mengatakan kedewasaan bukan masalah usia, tapi paling tidak saya masih lebih imut dari teman-teman sebaya saya.  

Saya juga bersyukur karena tahun ini saya naik golongan, yang artinya naik gaji (ehheeemmm...) dan juga naik tanggung jawab. Semoga pekerjaan tahun ini berjalan lancar dan dibukakan jalan kemudahan dariNya.

Nih dia sekian dari beberapa resolusi dan harapan saya:
  1. Punya hubungan pribadi yang diperbarui dan lebih baik lagi dengan TUHAN, dan melayani dengan lebih sungguh-sungguh lagi. Tahun 2013 kemarin saya banyak kacau deh... Tahun ini bersiap lebih fokus lagi pelayanan musik, terus bersiap merintis pelayanan anak Sunday School dan pemuda di daerah. Huufffhh... help me Lord GOD.
  2. Kesehatan selalu dipelihara, dijauhkan dari segala sakit-penyakit. Tahun ini kudu menurunkan banyak kelebihan berat badan nih. Jaga pola makan dan hidup sehat. PR besar!
  3. Renovasi rumah dan isinya selesai tahun ini. Butuh biaya yang tidak sedikit. Be patient... TUHAN pasti mencukupkan.
  4. Belajar menyetir! Dari tahun kemarin tidak kesampaian, selalu teralihkan dengan kegiatan lain.
  5. Kursus resmi bahasa asing, pilih Spanyol atau Perancis. Rasanya kurang afdhal selama ini cuma belajar otodidak.
  6. Baca buku minimal 2 dalam sebulan. Yupp... saya lagi merintis untuk kembali bergiat membaca buku nih. Mulai dari yang ringan-ringan dulu deh. Saya lagi mengoleksi buku THE MORTAL INSTRUMENTS Series - Cassandra Clare 
    Seri 1 - 4 sudah dapat, yang 5 dan 6 belum! Saya dengan tangan terbuka menerima dari siapa saja bukunya sebagai kado. Hehehe... Film seri pertama The Mortal Instruments: City of Bones juga sudah release dan sudah selesai ditonton.

Yaahh... mencoba mencari rasa baru aja, bosan membaca buku-buku berbau sains, manajemen dan pengembangan diri, teologi, dll. Kesannya s-o-k  b-g-t gitu dehh... (Baru nyadar toh...?!)

Kalau untuk harapan-harapan yang lain, saya tidak ingin bermuluk-muluk. Biarlah semua berjalan apa adanya, sesuai kehendak Sang Pemberi Hidup. Tidak salah memang untuk berharap, tetapi ketika harapan itu tidak tercapai, saya takut kecewa lagi dan lagi. Terkadang dalam hidup memang ada fase kita mundur, jatuh dan entah apa sebutan-sebutan lainnya. Intinya adalah bagaimana kita bisa bangkit dan maju. Hidup itu tidak ubahnya layak anak panah di tangan pahlawan. Kita harus ditarik mundur dulu ke belakang sehingga saat dilepaskan, kita akan melesat sangat jauh ke depan menuju sasaran.

Sekali lagi, selamat tahun baru teman-teman.
GOD blesses us.
Coretan Selengkapnya...

Minggu, 05 Mei 2013

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL - SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL


Bulan MEI ini bangsa Indonesia memperingati 2 (dua) hari nasional sekaligus, yaknik Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei, dan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei.
Kebangkitan nasional tentu sangat erat kaitannya dengan pendidikan nasional. Di tengah berbagai carut-marut dunia pendidikan Indonesia yang belakangan ini santer disoroti terlebih saat menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN), kita tidak boleh berkecil hati. Pendidikan adalah modal utama bangsa Indonesia agar lebih maju dan terpandang, memiliki moral dan ahlak, serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, dan golongan.

Miris rasanya melihat keadaan bangsa yang mana pejabat-pejabatnya tidak lagi malu mempertontonkan rangkaian demi rangkaian perilaku bejat dan nista, dimana korupsi bukan lagi dipandang sebagai hal yang tabu, korupsi dilakukan oleh pemuka-pemuka partai yang bernafaskan ajaran agama tertentu, korupsi marak dilakukan di instansi yang ironisnya adalah merupakan instansi pendidikan dan agama; aparat keamanan dan penegak hukum yang seyogyanya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat justru saling serang demi mempertunjukkan kekuasaan kesatuan mereka yang paling unggul; perilaku kriminal sudah menjadi wajah sehari-hari yang kita baca dan kita lihat di berbagai media, orangtua tega membunuh anaknya sendiri atau sebaliknya; generasi muda yang tidak mempedulikan budayanya sendiri tetapi lebih cinta kepada produk-produk impor dan budaya instan luar negeri, serta entah beragam lagi potret budaya dan pendidikan Indonesia yang tak cukup dibariskan dalam satu halaman tulisan panjang dalam blog.

Semoga Indonesia bisa benar-benar bangkit dari keterpurukan, bangkit menjadi lebih terdidik, bangkit dan sejajar dengan bangsa-bangsa beradab lainnya di dunia.

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL
Coretan Selengkapnya...

SILSILAH DAN TAROMBO RAJA BATAK


“Bangsa yang besar adalah bangsa yang bangga akan budaya dan adat-istiadatnya, serta melestarikan budaya tersebut turun-temurun kepada generasi mudanya.”

Hhhmmm... Bukan bermaksud untuk rasisme, sukuisme, primordialisme, atau apapun itu berbagai sebutan –isme yang lain-lain, postingan kali ini tentang silsilah dari Ompu Raja Batak.
Jujur saja, walaupun saya sendiri besar di keluarga Batak, sampai saat ini saya tidak pernah tahu secara rinci tentang silsilah Raja Batak. Saya tidak pernah mengikuti ritual acara/kegiatan adat-istiadat Batak, pun saya tidak suka mengikuti perkumpulan marga tertentu (baik dari pihak ayah atau ibu saya).
Entah karena tampang saya yang sama sekali tidak menunjukkan raut wajah khas suku Batak, dari kecil (bahkan hingga saat ini) saya selalu dikira oleh tetangga, teman dan kenalan-kenalan saya sebagai orang Jawa. Dulunya, sehari-hari di rumah juga percakapan menggunakan Bahasa Indonesia. Kuliah di Jogja dan sering bergaul dengan orang-orang mayoritas suku Jawa (baik di tempat kuliah, tempat kerja, maupun di lingkungan rumah), praktis semakin membuat saya semakin men-jawa.

Jadi daripada saya dianggap sebagai kacang yang lupa kulit, saya akan menulis (lebih tepatnya menyalin-tempel) tentang silsilah leluhur saya itu.


SI RAJA BATAK mempunyai 2 orang putra, yaitu:
1. Guru Tatea Bulan
2. Raja Isombaon

GURU TATEA BULAN
Dari istrinya yang bernama Si Boru Baso Bburning, Guru Tatea Bulan memperoleh 5 orang putra dan 4 orang putri, yaitu :
* Putra (sesuai urutan):
1. Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng), tanpa keturunan
2. Tuan Sariburaja (keturunannya Pasaribu)
3. Limbong Mulana (keturunannya Limbong).
4. Sagala Raja (keturunannya Sagala)
5. Silau Raja (keturunannnya Malau, Manik, Ambarita dan Gurning)

*Putri:
1. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona)
2. Si Boru Anting Sabungan, kawin dengan Tuan Sorimangaraja, putra Raja Isombaon
3. Si Boru Biding Laut, (Diyakini sebagai Nyi Roro Kidul)
4. Si Boru Nan Tinjo (tidak kawin).

Tatea Bulan artinya "Tertayang Bulan" = "Tertatang Bulan".

Raja Isombaon artinya raja yang disembah. Isombaon kata dasarnya somba (sembah). Semua keturunan Si Raja Batak dapat dibagi atas 2 golongan besar:
1. Golongan Tatea Bulan = Golongan Bulan = Golongan (Pemberi) Perempuan. Disebut juga golongan Hula-hula = Marga Lontung.
2. Golongan Isombaon = Golongan Matahari = Golongan Laki-laki. Disebut juga Golongan Boru = Marga Sumba.

Kedua golongan tersebut dilambangkan dalam bendera Batak (bendera Si Singamangaraja, para orangtua menyebut Sisimangaraja, artinya maha raja), dengan gambar matahari dan bulan. Jadi, gambar matahari dan bulan dalam bendera tersebut melambangkan seluruh keturunan Si Raja Batak.

PENJABARAN
* RAJA UTI
Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng). Raja Uti terkenal sakti dan serba bisa. Satu kesempatan berada berbaur dengan laki-laki, pada kesempatan lain membaur dengan peremuan, orang tua atau anak-anak. Beliau memiliki ilmu yang cukup tinggi, namun secara fisik tidak sempurna. Karena itu, dalam memimpin Tanah Batak, secara kemanusiaan Beliau memandatkan atau bersepakat dengan ponakannya/Bere Sisimangaraja, namun dalam kekuatan spiritual etap berpusat pada Raja Uti.

* SARIBURAJA
Sariburaja adalah nama putra kedua dari Guru Tatea Bulan. Dia dan adik kandungnya perempuan yang bernama Si Boru Pareme dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis, satu peremuan satunya lagi laki-laki).

Mula-mula Sariburaja kawin dengan Nai Margiring Laut, yang melahirkan putra bernama Raja Iborboron (Borbor). Tetapi kemudian Saribu Raja mengawini adiknya, Si Boru Pareme, sehingga antara mereka terjadi perkawinan incest.

Setelah perbuatan melanggar adat itu diketahui oleh saudara-saudaranya, yaitu Limbong Mulana, Sagala Rraja, dan Silau Raja, maka ketiga saudara tersebut sepakat untuk mengusir Sariburaja. Akibatnya Sariburaja mengembara ke hutan Sabulan meninggalkan Si Boru Pareme yang sedang dalam keadaan hamil. Ketika Si Boru Pareme hendak bersalin, dia dibuang oleh saudara-saudaranya ke hutan belantara, tetapi di hutan tersebut Sariburaja kebetulan bertemu dengan dia.

Sariburaja datang bersama seekor harimau betina yang sebelumnya telah dipeliharanya menjadi "istrinya" di hutan itu. Harimau betina itulah yang kemudian merawat serta memberi makan Si Boru Pareme di dalam hutan. Si Boru Pareme melahirkan seorang putra yang diberi nama Si Raja Lontung.

Dari istrinya sang harimau, Sariburaja memperoleh seorang putra yang diberi nama Si raja babiat. Di kemudian hari Si raja babiat mempunyai banyak keturunan di daerah Mandailing. Mereka bermarga Bayoangin.

Karena selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya, Sariburaja berkelana ke daeerah Angkola dan seterusnya ke Barus.

SI RAJA LONTUNG
Putra pertama dari Tuan Sariburaja. Mempunyai 7 orang putra dan 2 orang putri, yaitu:
* Putra:
1.. Tuan Situmorang, keturunannya bermarga Situmorang.
2. Sinaga raja, keturunannya bermarga Sinaga.
3. Pandiangan, keturunannya bermarga Pandiangan.
4. Toga nainggolan, keturunannya bermarga Nainggolan.
5. Simatupang, keturunannya bermarga Simatupang.
6. Aritonang, keturunannya bermarga Aritonang.
7. Siregar, keturunannya bermarga Siregar.

* Putri :
1. Si Boru Anakpandan, kawin dengan Toga Sihombing.
2. Si Boru Panggabean, kawin dengan Toga Simamora.
Karena semua putra dan putri dari Si Raja Lontung berjumlah 9 orang, maka mereka sering dijuluki dengan nama Lontung Si Sia Marina, Pasia Boruna Sihombing Simamora.

Si Sia Marina = Sembilan Satu Ibu.
Dari keturunan Situmorang, lahir marga-marga cabang Lumban Pande, Lumban Nahor, Suhutnihuta, Siringoringo, Sitohang, Rumapea, Padang, Solin.

SINAGA
Dari Sinaga lahir marga-marga cabang Simanjorang, Simandalahi, Barutu.

PANDIANGAN
Lahir marga-marga cabang Samosir, Pakpahan, Gultom, Sidari, Sitinjak, Harianja.

NAINGGOLAN
Lahir marga-marga cabang Rumahombar, Parhusip, Lumban Tungkup, Lumban Siantar, Hutabalian, Lumban Raja, Pusuk, Buaton, Nahulae.

SIMATUPANG
Lahir marga-marga cabang Togatorop (Sitogatorop), Sianturi, Siburian.

ARITONANG
Lahir marga-marga cabang Ompu Sunggu, Rajagukguk, Simaremare.

SIREGAR
Lahir marga-marga cabang Silo, Dongaran, Silali, Siagian, Ritonga, Sormin.


* SI RAJA BORBOR
Putra kedua dari Tuan Sariburaja, dilahirkan oleh Nai Margiring Laut. Semua keturunannya disebut Marga Borbor.

Cucu Raja Borbor yang bernama Datu Taladibabana (generasi keenam) mempunyai 6 orang putra, yang menjadi asal-usul marga-marga berikut :

1. Datu Dalu (Sahangmaima).
2. Sipahutar, keturunannya bermarga Sipahutar.
3. Harahap, keturunannya bermarga Harahap.
4. Tanjung, keturunannya bermarga Tanjung.
5. Datu Pulungan, keturunannya bermarga Pulungan.
6. Simargolang, keturunannya bermarga Imargolang.

Keturunan Datu Dalu melahirkan marga-marga berikut :
1. Pasaribu, Batubara, Habeahan, Bondar, Gorat.
2. Tinendang, Tangkar.
3. Matondang.
4. Saruksuk.
5. Tarihoran.
6. Parapat.
7. Rangkuti.

Keturunan Datu Pulungan melahirkan marga-marga Lubis dan Hutasuhut.

Limbong Mulana dan marga-marga keturunannya
Limbong Mulana adalah putra ketiga dari Guru Tatea Bulan. Keturunannya bermarga Limbong yang mempunyai dua orang putra, yaitu Palu Onggang, dan Langgat Limbong. Putra dari Langgat Limbong ada tiga orang. Keturunan dari putranya yang kedua kemudian bermarga Sihole, dan keturunan dari putranya yang ketiga kemudian bermarga Habeahan. Yang lainnya tetap memakai marga induk, yaitu Limbong.

SAGALA RAJA
Putra keempat dari Guru Tatea Bulan. Sampai sekarang keturunannya tetap memakai marga Sagala.

SILAU RAJA
Silau Raja adalah putra kelima dari Guru Tatea Bulan yang mempunyai empat orang putra, yaitu:
1. Malau
2. Manik
3. Ambarita
4. Gurning

Khusus sejarah atau tarombo Ambarita Raja atau Ambarita, memiliki dua putra:
I. Ambarita Lumban Pea
II. Ambarita Lumban Pining

Lumban Pea memiliki dua anak laki-laki
1. Ompu Mangomborlan
2. Ompu Bona Nihuta
Berhubung Ompu Mangomborlan tidak memiliki anak/keturunan laki-laki, maka Ambarita paling sulung hingga kini adalah turunan Ompu Bona Nihuta, yang memiliki anak laki-laki tunggal yakni Op Suhut Ni Huta. Op Suhut Nihuta juga memiliki anak laki-laki tunggal Op Tondolnihuta.

Keturunan Op Tondol Nihuta ada empat laki-laki:
1. Op Martua Boni Raja (atau Op Mamontang Laut)
2. Op Raja Marihot
3. Op Marhajang
4. Op Rajani Umbul

Selanjutnya di bawah ini hanya dapat meneruskan tarombo dari Op Mamontang Laut (karena keterbatasan data. Op Mamontang Laut menyeberang dari Ambarita di Kabupaten Toba Samosir saat ini ke Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Hingga tahun 2008 ini, keturunan Op Mamontang laut sudah generasi kedelapan).

Op Mamontang Laut semula menikahi Boru Sinaga, dari Parapat. Setelah sekian tahun berumah tangga, mereka tidka dikaruniai keturunan, lalu kemudian menikah lagi pada boru Sitio dari Simanindo, Samosir.

Dari perkawinan kedua, lahir tiga anak laki-laki
1. Op Sohailoan menikahi Boru Sinaga bermukim di Sihaporas Aek Batu
Keturunan Op Sohailoan saat ini antara lain Op Josep (Pak Beluana di Palembang)

2. Op Jaipul menikahi Boru Sinaga bermukin di Sihaporas Bolon
Keturunan antara lain J ambarita Bekasi, dan saya sendiri (www.domu-ambarita.blogspot.com atau domuambarita@yahoo.com)

3. Op Sugara atau Op Ni Ujung Barita menikahi Boru Sirait bermukim di Motung, Kabupaten Toba Samosir.
Keturunan Op Sugara antara lain penyanyi Iran Ambarita dan Godman Ambarita


TUAN SORIMANGARAJA
Tuan Sorimangaraja adalah putra pertama dari Raja Isombaon. Dari ketiga putra Raja Isombaon, dialah satu-satunya yang tinggal di Pusuk Buhit (di Tanah Batak). Istrinya ada 3 orang, yaitu :
1. Si Boru Anting Malela (Nai Rasaon), putri dari Guru Tatea Bulan.
2. Si Boru Biding Laut (nai ambaton), juga putri dari Guru Tatea Bulan.
c. Si Boru Sanggul Baomasan (nai suanon).

Si Boru Anting Malela melahirkan putra yang bernama Tuan Sorba Djulu (Ompu Raja Nabolon), gelar Nai Ambaton.

Si Boru Biding Laut melahirkan putra yang bernama Tuan Sorba Jae (Raja Mangarerak), gelar Nai Rasaon.

Si Boru Sanggul Haomasan melahirkan putra yang bernama Tuan Sorbadibanua, gelar Nai Suanon.
Nai Ambaton (Tuan Sorba Djulu/Ompu Raja Nabolon)

Nama (gelar) putra sulung Tuan Sorimangaraja lahir dari istri pertamanya yang bernama Nai Ambaton. Nama sebenarnya adalah Ompu Raja Nabolon, tetapi sampai sekarang keturunannya bermarga Nai Ambaton menurut nama ibu leluhurnya.

Nai Ambaton mempunyai empat orang putra, yaitu:
1. Simbolon Tua, keturunannya bermarga Simbolon.
2. Tamba Ttua, keturunannya bermarga Tamba.
3. Saragi Tua, keturunannya bermarga Saragi.
4. Munte Tua, keturunannya bermarga Munte (Munte, Nai Munte, atau Dalimunte).
Dari keempat marga pokok tersebut, lahir marga-marga cabang sebagai berikut (menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W. Hutagalung):

SIMBOLON
Lahir marga-marga Tinambunan, Tumanggor, Maharaja, Turutan, Nahampun, Pinayungan. Juga marga-marga Berampu dan Pasi.

TAMBA
Lahir marga-marga Siallagan, Tomok, Sidabutar, Sijabat, Gusar, Siadari, Sidabolak, Rumahorbo, Napitu.

SARAGI
Lahir marga-marga Simalango, Saing, Simarmata, Nadeak, Sidabungke.

MUNTE
Lahir marga-marga Sitanggang, Manihuruk, Sidauruk, Turnip, Sitio, Sigalingging.

Keterangan lain mengatakan bahwa Nai Ambaton mempunyai dua orang putra, yaitu Simbolon Tua dan Sigalingging. Simbolon Tua mempunyai lima orang putra, yaitu Simbolon, Tamba, Saragi, Munte, dan Nahampun.

Walaupun keturunan Nai Ambaton sudah terdiri dari berpuluih-puluh marga dan sampai sekarang sudah lebih dari 20 sundut (generasi), mereka masih mempertahankan Ruhut Bongbong, yaitu peraturan yang melarang perkawinan antarsesama marga keturunan Nai Ambaton.

Catatan mengenai Ompu Bada, menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W Hutagalung, Ompu Bada tersebut adalah keturunan Nai Ambaton pada sundut kesepuluh.

Menurut keterangan dari salah seorang keturunan Ompu Bada (mpu bada) bermarga gajah, asal-usul dan silsilah mereka adalah sebagai berikut:
1. Ompu Bada ialah asal-usul dari marga-marga Tendang, Bunurea, Manik, Beringin, Gajah, dan Barasa.
2. Keenam marga tersebut dinamai Sienemkodin (enem = enam, kodin = periuk) dan nama tanah asal keturunan Empu Bada, pun dinamai Sienemkodin.
3. Ompu Bada bukan keturunan Nai Ambaton, juga bukan keturunan si raja batak dari Pusuk Buhit.
4. Lama sebelum Si Raja Batak bermukim di Pusuk Buhit, Ompu Bada telah ada di tanah dairi. Keturunan Ompu bada merupakan ahli-ahli yang terampil (pawang) untuk mengambil serta mengumpulkan kapur barus yang diekspor ke luar negeri selama berabad-abad.
5. Keturunan Ompu Bada menganut sistem kekerabatan Dalihan Natolu seperti yang dianut oleh saudara-saudaranya dari Pusuk Buhit yang datang ke tanah dairi dan tapanuli bagian barat.

NAI RASAON (RAJA MANGARERAK)
Nama (gelar) putra kedua dari Tuan Sorimangaraja, lahir dari istri kedua tuan Sorimangaraja yang bernama Nai Rasaon. Nama sebenarnya ialah Raja Mangarerak, tetapi hingga sekarang semua keturunan Raja Mangarerak lebih sering dinamai orang Nai Rasaon.

Raja Mangarerak mempunyai dua orang putra, yaitu Raja Mardopang dan Raja Mangatur. Ada empat marga pokok dari keturunan Raja Mangarerak:

Raja Mardopang
Menurut nama ketiga putranya, lahir marga-marga Sitorus, Sirait, dan Butar-butar.

Raja Mangatur
Menurut nama putranya, Toga Manurung, lahir marga Manurung. Marga pane adalah marga cabang dari sitorus.

NAI SUANON (tuan sorbadibanua)
Nama (gelar) putra ketiga dari Tuan Sorimangaraja, lahir dari istri ketiga Tuan Sorimangaraja yang bernama Nai Suanon. Nama sebenarnya ialah Tuan Sorbadibanua, dan di kalangan keturunannya lebih sering dinamai Ttuan Sorbadibanua.

Tuan Sorbadibanua, mempunyai dua orang istri dan memperoleh 8 orang putra.
Dari istri pertama (putri Sariburaja):
1. Si Bagot Ni Pohan, keturunannya bermarga Pohan.
2. Si Paet Tua.
3. Si Lahi Sabungan, keturunannya bermarga Silalahi.
4. Si Raja Oloan.
5. Si Raja Huta Lima.

Dari istri kedua (Boru Sibasopaet, putri Mojopahit) :
a. Si Raja Sumba.
b. Si Raja Sobu.
c. Toga Naipospos, keturunannya bermarga Naipospos.

Keluarga Tuan Sorbadibanua bermukim di Lobu Parserahan - Balige. Pada suatu ketika, terjadi peristiwa yang unik dalam keluarga tersebut. Atas ramalan atau anjuran seorang datu, Tuan Sorbadibanua menyuruh kedelapan putranya bermain perang-perangan. Tanpa sengaja, mata Si Raja huta lima terkena oleh lembing Si Raja Sobu. Hal tersebut mengakibatkan emosi kedua istrinya beserta putra-putra mereka masing-masing, yang tak dapat lagi diatasi oleh Tuan Sorbadibanua. Akibatnya, istri keduanya bersama putra-putranya yang tiga orang pindah ke Lobu Gala-gala di kaki Gunung Dolok Tolong sebelah barat.

Keturunana Tuan Sorbadibanua berkembang dengan pesat, yang melahirkan lebih dari 100 marga hingga dewasa ini.
Keturunan Si Bagot ni pohan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Tampubolon, Barimbing, Silaen.
2. Siahaan, Simanjuntak, Hutagaol, Nasution.
3. Panjaitan, Siagian, Silitonga, Sianipar, Pardosi.
4. Simangunsong, Marpaung, Napitupulu, Pardede.

Keturunan Si Paet Tua melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Hutahaean, Hutajulu, Aruan.
2. Sibarani, Sibuea, Sarumpaet.
3. Pangaribuan, Hutapea.

Keturunan si lahi sabungan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Sihaloho.
2. Situngkir, Sipangkar, Sipayung.
3. Sirumasondi, Rumasingap, Depari.
4. Sidabutar.
5. Sidabariba, Solia.
6. Sidebang, Boliala.
7. Pintubatu, Sigiro.
8. Tambun (Tambunan), Doloksaribu, Sinurat, Naiborhu, Nadapdap, Pagaraji, Sunge, Baruara, Lumban Pea, Lumban Gaol.

Keturunan Si Raja Oloan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Naibaho, Ujung, Bintang, Manik, Angkat, Hutadiri, Sinamo, Capa.
2. Sihotang, Hasugian, Mataniari, Lingga.
3. Bangkara.
4. Sinambela, Dairi.
5. Sihite, Sileang.
6. Simanullang.

Keturunan Si Raja Huta Lima melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Maha.
2. Sambo.
3. Pardosi, Sembiring Meliala.

Keturunan Si Raja Sumba melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Simamora, Rambe, Purba, Manalu, Debataraja, Girsang, Tambak, Siboro.
2. Sihombing, Silaban, Lumban Toruan, Nababan, Hutasoit, Sitindaon, Binjori.

Keturunan Si Raja Sobu melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Sitompul.
2. Hasibuan, Hutabarat, Panggabean, Hutagalung, Hutatoruan, Simorangkir, Hutapea, Lumban Tobing, Mismis.

Keturunan Toga Naipospos melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Marbun, Lumban Batu, Banjarnahor, Lumban Gaol, Meha, Mungkur, Saraan.
2. Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang.

(Marbun marpadan dohot Sihotang, Banjar Nahor tu Manalu, Lumban Batu tu Purba, jala Lumban Gaol tu Debata Raja. Asing sian i, Toga Marbun dohot si Toga Sipaholon marpadan do tong) ima pomparan ni Naipospos, Marbun dohot Sipaholon. Termasuk do marga meha ima anak ni Ompu Toga sian Lumban Gaol Sianggasana.

***

DONGAN SAPADAN (TEMAN SEIKRAR, TEMAN SEJANJI)
Dalam masyarakat Batak, sering terjadi ikrar antara suatu marga dengan marga lainnya. Ikrar tersebut pada mulanya terjadi antara satu keluarga dengan keluarga lainnya atau antara sekelompok keluarga dengan sekelompok keluarga lainnya yang marganya berbeda. Mereka berikrar akan memegang teguh janji tersebut serta memesankan kepada keturunan masing-masing untuk tetap diingat, dipatuhi, dan dilaksanakan dengan setia. Walaupun berlainan marga, tetapi dalam setiap marga pada umumnya ditetapkan ikatan, agar kedua belah pihak yang berikrar itu saling menganggap sebagai dongan sabutuha (teman semarga).

Konsekuensinya adalah bahwa setiap pihak yang berikrar wajib menganggap putra dan putri dari teman ikrarnya sebagai putra dan putrinya sendiri. Kadang-kadang ikatan kekeluargaan karena ikrar atau padan lebih erat daripada ikatan kekeluargaan karena marga. Karena ada perumpamaan Batak mengatakan sebagai berikut:

"Togu urat ni bulu, toguan urat ni padang;
Togu nidok ni uhum, toguan nidok ni padan"


artinya:

"Teguh akar bambu, lebih teguh akar rumput (berakar tunggang);
Teguh ikatan hukum, lebih teguh ikatan janji"

Masing-masing ikrar tersebut mempunyai riwayat tersendiri. Marga-marga yang mengikat ikrar antara lain adalah:
1. Marbun dengan Sihotang
2. Panjaitan dengan Manullang
3. Tampubolon dengan Sitompul.
4. Sitorus dengan Hutajulu - Hutahaean - Aruan.
5. Nahampun dengan Situmorang.

(Disadur dari buku "Kamus Budaya Batak Toba" karangan M.A. Marbun dan I.M.T. Hutapea, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, 1987)


Naahh... ribet khan?? Itulah alasan kenapa saya malas untuk mengetahui silsilah tersebut. Namun, daripada nantinya budaya kita di-klaim sebagai budaya milik bangsa lain, alangkah baiknya kita yang menjaga dan melestarikannya.
Kalau bukan kita para generasi muda bangsa Indonesia, maka siapa lagi???

Coretan Selengkapnya...

Selasa, 23 April 2013

HAPPY WORLD BOOK DAY!


Read, write, and share...
Make a better world with books!

...HAPPY WORLD BOOK DAY...
Coretan Selengkapnya...

Jumat, 31 Agustus 2012

Day 25. Favorite Movie from Favorite Actor/Actrees

Hari Keduapuluhlima

Judulnya sih favorite movie from favorite actor/actress, tapi sekalian aja deh judulnya jadi disatuin secara aktor favorit dan aktris favorit saya main di satu film yang sama.

John dan Jane Smith adalah sepasang suami istri dari kalangan biasa yang tinggal di pemukiman di pinggir kota dang keadaan perkawinan yang biasa-biasa saja. Namun seperti pasangan lainnya, tentu ada sisi lain dari kehidupan pribadi mereka yang tetap disimpan sebagai pribadi.
Sebenarnya sah-sah saja ini terjadi, hanya tergantung dari seberapa besar kadar "kerahasiaan" yang disembunyikan setiap pasangan. Nah, barulah terungkap belakangan bahwa baik Jane maupun John merupakan pembunuh bayaran legendaris. Jika Jane ahli memainkan pisau-pisau kecilnya, maka John punya sederet koleksi senjata mematikan yang siap dipakai.
Yang menambah gregetnya ternyata rahasia mereka adalah kenyataan bahwa mereka sebenarnya bekerja untuk 2 dinas organisasi rahasia yang saling bersaing. Dan tidak terhindarkan lagi, kalau John dan Jane pun akhirnya terjebak dalam persaingan induk organisasi mereka. Dalam beberapa kesempatan, mereka pun terlibat "kontak fisik", saling tembak dan saling usil.


Sang aktor ganteng, punya body oke. Sang aktris juga cantik sensasional. Keduanya emang punya kemampuan akting yang udah ga diragukan lagi. Jadi, mungkin sebaiknya judulnya ganti aja jadi "Favorite Movie from Favorite Actor-and-Actrees aja kali yaa...
Hehehe. 
Coretan Selengkapnya...

Day 24. Favorite War Movie

Hari Keduapuluhempat

Saya menyukai genre film action, termasuk di antaranya film perang entah itu setting perang pada abad pertengahan ato perang dunia. Film-film ini menggambarkan bagaimana dulu pada masa-masa perang suasana yang mencekam, baik bangsawan ato rakyat jelata, sipil ato prajurit/tentara - ga peduli berpangkat tinggi ato rendah, menderita karena perang. Suara tembakan dan ledakan, bahaya kelaparan dan bau amis darah berbaur menjadi satu. Perang benar-benar merusak segalanya.
Yang bikin saya juga suka menonton film perang adalah bagaimana para kru film dengan segala properti, teknologi dan metode yang mereka miliki bisa menggambarkan setting perang itu menjadi benar-benar nyata. Mungkin mereka harus bekerja sama dengan pihak museum alat berat agar bisa meminjam alat-alat perang seperti meriam, senapan, pistol bahkan pesawat terbang yang saat itu pastilah belum secanggih pelatan perang zaman modern. Mereka pastinya akan banyak mencari referensi dari berbagai media sejarah jika itu adalah film-film zaman abad pertengahan. Ato bahkan mereka juga perlu menggali cerita dari para penduduk lokal yang masih bertahan hidup hingga sekarang, supaya cerita yang disajikan pun benar-benar hidup.


Komandan kavaleri udara Letnan Kolonel Hal. Moore (Gibson), seorang pemimpin yang lahir untuk berkomitmen kepada pasukannya. Sasarannya adalah Lembah La Drang atau disebut "Lembah Kematian." Kolonel Moore mempersiapkan salah satu pertempuran paling dahsyat dalam sejarah Amerika. Ia memberikan janji kepada pasukannya dan keluarga mereka "Aku akan menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di medan pertempuran dan menjadi orang terakhir yang pergi dari medan pertempuran, dan aku tidak akan meninggalkan seorang pun...hidup atau mati. Kita semua akan pulang bersama-sama"

We are moving into the Valley of the Shadow of Death where you will watch the back of the man next to you, as he will watch yours, and you won't care what color he is, or by what name he calls God. We are going into battle against a tough and determined enemy. I can't promise you that I will bring you all home alive. But this I swear. .. when we go into battle, I will be the first to step on the field and I will be the last to step off. And I will leave no one behind. .. dead or alive. We will all come home together.

Film ini diangkat dari kisah nyata dimana pada tahun 1965 Amerika sedang berperang dengan Vietnam Utara (Perang Vietnam 1957 - 1973). Untuk memperingati peristiwa tersebut dibangunlah Vietnam War Memorial Wall di Washington DC. Di tembok sepanjang 1,2 mil ini tercantum puluhan ribu nama-nama tentara yang gugur akibat perang tersebut.


Coretan Selengkapnya...