Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL, SOBAT...

Coretan Selengkapnya...

Tips dan Trik Mencontek

Deg-dig-dug serrr…
Mungkin ini perasaan yang dialami teman-teman warna-warni, yakni adik-adik SMA kelas XII yang besok akan menghadapi UN utama 2011. Setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih 3 tahun di masa-masa SMA yang penuh dengan cerita suka dan duka ini, kemampuan akademik kalian akan diuji dan ditentukan hanya dengan ujian selama 4 hari. Belajar habis-habisan sudah; ikut pelajaran tambahan sepulang sekolah, membentuk kelompok belajar, ikut bimbingan belajar ternama, ikut try-out berbagai persiapan lainnya. Rasa-rasanya ingin waktu cepat berlalu.
Sudah begitu banyak tips dan trik yang saya bagikan tentang Cara Belajar yang Efektif dan Kiat Sukses Ujian, namun… merasa persiapan sudah mentok? Langkah terakhir tentunya adalah mencontek.
Mencontek sesungguhnya adalah perbuatan yang tidak terpuji, oleh karena itu banyak sekolah yang sampai-sampai memberlakukan pengawasan khusus saat pelaksanaan ujian. hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ujian. mencontek hanya akan membuat kita bersifat curang dan berbohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya. Mencontek hanya akan merusak moral anak bangsa!
Namuuun... kali ini ini saya tetap akan berbagi sedikit tipe dan tips mencontek dalam ujian.  (Hohohoo... tetteeeeuuupp!!)
Monkey Emoticons Cici

1. Solo Career by using Memory External
Memory External disembunyikan dalam kotak alat tulis
Memory External di tempat yang "aman dan nyaman"
Ini adalah yang paling sering dilakukan dan terbukti efektif. Menggunakan kertas kecil dan tulisan yang rapat, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yang tidak terlalu besar. karena dengan ukuran kertas yang kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga dan juga cukup mudah menghilangkan barang bukti ketika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas-remas kertas tersebut dan membuangnya jauh-jauh, atau bisa kita sembunyikan di sepatu atau dalam kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat dan hati-hati.

Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi (apalagi yang ditunjukkan pada gambar kedua dan ketiga).
Monkey Emoticons
2. Hard Disk

Ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yang malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) namun mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko dan mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi karena butuh meja berkolong, harus membolak-balik halaman, menimbulkan suara dan pergerakan yang mencurigakan. Jika ketahuan gurupun sangatlah sulit menghilangkan jejak dan urusannya bisa panjang.
Lagi-lagi cara ini sangat tidak disarankan bagi yang duduk depan. Contek jenis ini biasanya lebih menjanjikan, tapi resiko ketahuan lebih besar, karena si pelaku contek punya barang bukti mencontek!
3. Sharing And Security by server and client


Cara ini juga termasuk yang paling sering dilakukan di kelas. Dalam cara ini ada 2 tokoh yaitu server dan client. Kelas diibaratkan bagai sebuah jaringan komputer. Server haruslah orang yang pintar dalam suatu mata pelajaran. Server bertugas membagi jawaban yang ia tahu kepada para client. Di dalam kelas haruslah terdapat banyak server untuk berbagai pelajaran. Karena jika hanya mengandalkan 1 server, daya jangkaunya sangat sempit. Cara penyebaran jawaban bisa melalui sobekan kertas, finger code (jika soal pilihan ganda), ataupun peer to peer (melalui percakapan tanpa suara) Cara ini tidak akan berjalan baik jika ada murid yang pelit atau tukang ngibul. Cara ini butuh waktu yang cukup lama karena butuh waktu yang cukup lama karena harus melewati beberapa tahapan yaitu, proses "upload" jawaban oleh server, "download" jawaban oleh client, dan proses penyebaran jawabannya. Cara ini dapat diaplikasikan untuk yang duduk depan. Resiko ketahuannya tergantung pada kekompakkan dan kekreatifan dalam menyebarkan dan menerima jawaban.

Mencontek jenis cenderung lebih menyenangkan karena dilakukan oleh 2 kepala (atau lebih), ujian jadi (terasa) lebih ringan…
4. Google


Cara ini bermodalkan hape dan pulsa. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no 3, bedanya cuma teknologi yang dipakai lebih canggih dan modern. Tapi resiko kegagalannya lumayan besar. Apalagi kalau ketahuan dan hape disita oleh guru, urusannya bisa lebih panjang!
Monkey Icon
Mencontek tipe ini tidak disarankan untuk pelajaran matematika dan berhitung lainnya yang menggunakan logika.
5. Spy Shot


Cara ini digunakan jika teman sebangku anda pelit. Anda harus mempunyai mata yang tajam dan memanfaatkan waktu secepat mungkin untuk melakukannya. Kunci keberhasilan dalam menggunakan tipe ini yaitu memperluas jangkauan mata. Cara ini kurang efektif karena biasanya orang yang pelit berusaha semaksimal mungkin untuk menyembunyikan jawabannya. Dia juga punya trik yang membuat anda tidak dapat melihat/meniru jawabannya. Dalam kasus ini, pelaku pencontek cenderung mencontek kerjaan temennya yang pintar. Tapi sering juga karena kepepet, temen yang bodoh pun tetap dicontekin. Dalam contek tipe ini, korban yang diconteki (biasanya) tidak sadar telah dicontek.

6. Sistem Fotokopi

Cara ini juga mirip dengan tipe 1. Ini banyak digunakan oleh para pelajar yang malas membuat contekan. Biasanya mereka memfotokopi buku cetak/diktat/catatan. Biasanya hasil fotokopi diperkecil hingga tidak memakan ruang kertas yang terlalu banyak.
7. Hi-Tech

Sekarang sudah zamannya teknologi canggih. Semua sudah terkomputerisasi. Begitupun dengan mencontek. Sebenarnya cara ini sama dengan tipe 4, bedanya hanya cara ini tidak membutuhkan pulsa. Zaman sekarang mencontek dapat menggunakan alat-alat canggih seperti hape ataupun jam tangan, dll. Untuk soal matematika dan eksak bisa menggunakan kaluklator hape. Untuk soal bahasa inggris atau bahasa asing lainnya bisa menggunakan kamus di hape. Untuk soal hafalan bisa menggunakan notes di hape atau kita bisa memotret bahan yang untuk dihafalkan.

Namun untuk soal UN, cara ini tidak berlaku karena biasanya pengawasan ujian lebih ketat dan para siswa tidak diperbolehkan membawa hape, kalkulator atau alat bantu hitung lainnya.
8. Cari inspirasi di WC

Cara ini ni cara yang cukup ampuh jika kita sudah mentok dan tidak punya contekan. Biasanya anda harus bekerjasama menaruh buku atau contekan lainnya di WC (tentunya di tempat yang tersembunyi). Jika anda benar-benar sudah mentok barulah anda pergi ke WC untuk melihatnya. Jangan beramai-ramai pergi ke WC karena akan membuat guru curiga. Tapi cara ini sudah banyak diketahui oleh guru, jadi sebaiknya berhati-hatilah!

Ini adalah senjata pamungkas dalam urusan contek-mencontek (khususnya kalau selama ujian, peserta diperbolehkan untuk ke toilet). Sebelum pergi ke toilet, alangkah baiknya kamu hafalin dulu soal-soal apa aja yang tidak bisa kamu jawab, baru di dalam toilet kamu bebas membaca kertas contekan kamu sepuasnya! Hihihihii…
9. Batik dan kaligrafi



Membatik adalah cara mencontek dengan media tangan ataupun meja. Cara ini adalah cara kuno namun cenderung efektif dan cukup aman. Cara ini bisa digunakan bagi yang duduk depan, namun harus berhati-hati dan waspada...
Selamat mencontek menempuh UN 2011.Monkey Emoticons Cici
Coretan Selengkapnya...

Jumat, 15 April 2011

Kiat Sukses Ujian

Bagi teman-teman warna-warni, khususnya anak-anak sekolah SD, SMP, SMA yang dalam beberapa waktu belakangan ini lagi dipusingkan dengan yang namanya try-out dan UN. Masih berlanjut seputar tips dan trik menghadapi ujian, mau tau ga cara pengisian LJK yang baik dan benar?


Ujian Nasional sering dijadikan sosok yang menakutkan bagi para siswa. Namun sebetulnya, kalau kita sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya maka kita tidak perlu takut menghadapi ujian tersebut. Persiapkan diri dengan belajar dan menjaga kesehatan tubuh dengan cukup makan dan istirahat. Selain itu siapkan alat tulis yang terbaik untuk mengadapi ujian.

1. Persiapkan diri anda dengan belajar dan cukup makan dan istirahat.
2. Perhatikan dan baca dengan teliti instruksi yang diberikan.
3. Gunakan alat tulis yang berkualitas.


Bagaimana memilih pensil yang baik untuk ujian?
·       Jangan membeli pensil yang isinya miring karena pensil dengan isi miring dapat dipastikan pensil mudah patah saat digunakan,pilihlah pensil dengan Leads tepat di tengah.
·       Jangan membeli pensil dengan isi pensil yang merosot keluar dari pensil, pensil dengan isi yang merosot dapat dipastikan akan mudah patah saat digunakan.
·       Pilihlah pensil dengan Isi pensil yang besar, Isi pensil yang besar membuat pensil tidak mudah patah selain itu pensil dengan isi yang besar akan mempercepat proses melingkari jawaban.
·       Pilihlah pensil dengan isi pensil yang lebih berkilau, isi pensil yang lebih berkilau akan lebih mudah dibaca oleh scanner.

·       Gunakan Pensil 2B - For Computer yg telah lulus test OMR Test / Scan Test.
·       Pensil yang telah lulus OMR Test dapat dipastikan bahwa isi pensil yang digunakan memiliki pencampuran yang sempurna sehingga dari ujung awal sampai akhir pensil memiliki grade yang sama yaitu 2B dan dapat dibaca oleh mesin scanner.

·       Pensil mekanik memiliki lead yang lebih keras dan dapat mengakibatkan Lembar Jawaban sobek dan bergelombang.

·       Arsirlah jawaban sesuai pada bidang lingkaran yang disediakan, anda bisa menggunakan bantuan penggaris khusus ujian untuk mengarsir jawaban dengan rapih.





Bagaimana memilih penghapus yang baik untuk ujian?
·       Jangan menggunakan penghapus karet (penghapus yang berwarna merah) karena penghapus ini cenderung mengikis permukaan kertas sehingga bila sering digunakan dikhawatirkan dapat melubangi kertas.
·       Pilihlah Penghapus yang LEMBUT agar tidak merusak permukaan kertas. 
·       Penghapus biasa meninggalkan debu/kotoran pada kertas sehingga dapat menganggu proses SCANNING.
·       Pilihlah Penghapus Khusus untuk Ujian yang dipastikan tidak meninggalkan kotoran pada kertas, karena debu/kotoran yang tertinggal dapat mengganggu proses SCANNING.



Peralatan tambahan untuk keperluan ujian
·       Persiapkan diri anda dengan belajar soal-soal latihan ujian tambahan selain di sekolah, bisa berupa buku maupun dalam bentuk CD interactive dengan metode belajar yang baru hal ini akan lebih menarik minat belajar.
·       Siapkan Clip Board (Papan Alas Menulis) untuk digunakan di permukaan meja yang tidak rata, permukaan yang tidak rata dapat merusak kertas saat proses menghitamkan jawaban.

·       Gunakan penggaris khusus ujian untuk melingkari jawaban dengan rapih.

·       Simpanlah alat tulis anda dalam 1 tempat agar selalu siap saat anda butuhkan.


Selamat mencoba...
Coretan Selengkapnya...

Tips Saat Pelaksanaan Ujian

Teman-teman warna-warni, khususnya adik-adik SMA kelas XII yang akan menempuh ujian nasional. Pelaksanaan UN hanya tinggal dalam hitungan hari. Ffiiuuhhh… bagaimana persiapan kalian sejauh ini? Sudah yakin dan mantap untuk maju menghadapi ujian?
Setelah sebelumnya saya sudah memberikan bagaimana Tips Menghadapi Ujian Nasional 2011, di bawah ini saya berikan pula beberapa tips yang mungkin dapat membatu kamu saat pelaksanaan ujian berlangsung.

1. Siapkan peralatan ujian dengan baik.
Biasanya setiap ujian membutuhkan peralatan berbeda-beda. Misalkan ujian gambar berbeda dengan ujian tertulis biasa. Berhubung pemeriksaan lembar jawaban UN menggunakan system komputerisasi, maka siapkan pensil 2B. Sebisa mungkin, bawalah pensil lebih dari satu dan pastikan kesemuanya telah diraut, sehingga nantinya waktu kamu tidak terbuang hanya untuk meraut dan menajamkan pensil saat ujian berlangsung. Siapkan juga karet penghapus, pulpen, dan kartu ujian.
2. Jangan lupa sarapan.
Pagi hari sebelum berangkat ujian, sarapan terlebih dahulu dari rumah sehingga kamu memiliki energi yang cukup untuk berpikir.

3. Datanglah lebih cepat sebelum ujian dilaksanakan.
Dengan datang lebih awal (minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan), kamu akan punya waktu untuk mempersiapkan mental dan fisikmu yang akhirnya akan membantumu untuk lebih berkonsentrasi selama mengerjakan ujian.

4. Tenang dan percaya diri.

Sebelum mengerjakan ujian, biasakan untuk berdoa. Dengan berdoa kamu akan lebih tenang, percaya diri dan siap mengerjakan ujian. Jangan tegang. Santailah dalam mengerjakan setiap ujian karena kondisi tegang saat ujian akan merusak konsentrasimu.

5. Membaca perintah/petunjuk ujian

Sebelum mulai mengerjakan ujian, bacalah perintah soal ujian dengan baik dan tidak terburu-buru. Sebab seringkali perintah untuk menjawab tidak sesuai dengan ujian yang lainnya.
6. Seleksi soal
Seleksi soal maksudnya adalah pilihlah dan dahulukan soal yang kamu anggap mudah/bisa dengan cepat menjawabnya. Hal ini akan membantumu mengurangi pemborosan waktu menjawab.

7. Metode menjawab
* Soal-soal pilihan ganda
Langsung abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
* Soal ujian esai
Pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis. Buatlah kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu tuliskan lebih dahulu. Usahakan untuk menuliskan secara langsung point pertama dari jawaban sehingga jawabanbu tidak akan melenceng kemana-mana.

8. Baca kembali
Bacalah dan periksa kembali jawaban yang sudah kamu tulis, sehingga jika ada kekurangan kamu akan dapat segera memperbaikinya. Jangan pernah mengerjakan ujian secara terburu-buru. Hal ini menyebabkan jawaban ujianmu tidak bisa maksimal. Jika sudah selesai mengerjakanpun, jangan terburu-buru keluar ruangan. Pergunakan sisa waktu ujian untuk memeriksa kembali jawabanmu.

9. Tutup dengan doa

Sebagaimana kamu berdoa untuk mulai mengerjakan ujian, berdoalah juga setelah selesai mengerjakan. Semoga apa yang sudah kamu kerjakan benar dan mendapat nilai yang baik.

Selamat menempuh ujian. Semoga berhasil... 
Coretan Selengkapnya...

Selasa, 22 Maret 2011

Tips Menghadapi Ujian Nasional 2011

Adik-adik SMA dan SMK kelas XII, gimana kabar kalian hari ini? Saya berharap kalian semua dalam keadaan baik, terutama menjelang ujian nasional yang sudah di depan mata. Kali ini saya akan berbagi tips dan strategi bagaimana menghadapi ujian nasional 2011.
(sebenarnya sudah banyak motivasi yang sudah saya berikan melalui postingan-postingan sebelumnya sih…)

Ujian nasional memang telah menjadi momok tersendiri khususnya bagi teman-teman yang duduk di kelas IX SMP dan kelas XII SMA. Bagaimana tidak, perjuangan belajar selama 3 tahun ditentukan dalam waktu yang kurang dari satu minggu. Oleh karena itu, kalian harus siap siaga mulai dari sekarang. Mengapa? karena UN benar-benar butuh persiapan yang matang baik itu persiapan secara mental, materi dan juga fisik. Lalu, strategi dan tips-tips apa saja yang harus dilakukan agar lulus ujian nasional 2011? Berikut ini strateginya…

1. Mantapkan pemahaman  akan materi ujian mulai dari sekarang
Hal ini penting agar kalian tidak kelabakan saat ujian sudah semakin dekat. Konsentrasi pada materi yang menurut kalian sulit seperti fisika, matematika dan kimia. Tuliskan rumus-rumus dan pengertian penting dengan menggunakan spidol berwarna-warni dan tempelkan di dinding kamar kalian agar bisa selalu terbaca atau dengan cara lain yang menurut kalian unik dan menarik.
2. Mintalah ke pihak sekolah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) UN tahun sebelumnya
SKL ini berfungsi sebagai panduan kalian mengenai materi apa saja yang harus dipelajari menghadapi UN. Dari pengalaman, SKL ini tidak jauh berbeda dengan SKL dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi, pastikan kalian memiliki SKL agar pembelajaran kalian dapat lebih terstruktur dan lebih fokus mempelajari materi ujian yang akan keluar sehingga tidak perlu mempelajari materi yang kemungkinan besar tidak akan keluar di ujian nasional nanti.
3. Sering-seringlah belajar kelompok dengan teman-teman yang pintar
Hal ini sebenarnya memudahkan kalian untuk bertanya jika terdapat sesuatu yang kurang kalian pahami. Sebab terkadang kita lebih mengerti materi jika dijelaskan oleh teman sebaya kita ketimbang oleh guru yang mungkin menyebabkan kalian sudah keburu grogi ato minder duluan. Selain itu kalian juga bisa tertular semangat mereka untuk terus belajar dan belajar. Yang terpenting jangan membicarakan hal-hal yang tidak penting saat belajar kelompok seperti menggosip, ketawa-ketiwi atau hal-hal lain yang bisa mengganggu konsentrasi belajar.
4. Kurangi bermain
Yang ini mungkin berat bagi kalian tapi ingat, jangan korbankan masa depanmu hanya demi bermain. Perbanyaklah belajar. Bermain cukuplah di hari sabtu dan minggu sekedar pelepas lelah di kala letih. Toh setelah kamu lulus ujian nanti, kamu masih punya banyak waktu untuk balas dendam bermain sesukamu.
5. Seringlah berlatih mengerjakan soal UN tahun sebelumnya
Latihan ini dimaksudkan agar kalian terbiasa mengahadapi soal-soal UN yang njlimet dan sulit. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, soal-soal UN sebenarnya hampir mirip dengan soal dari tahun sebelumnya. Jadi, biasakanlah diri kalian untuk sering mengerjakan soal UN. Jika tidak paham tanyakanlah pada guru kalian.
6. Jaga kesehatan
Hal ini juga tak kalah penting. Meskipun biasanya kalian sering pulang larut malam karena harus mengikuti les dan bimbingan belajar. jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan agar tetap fit. Berkonsultasilah ke dokter agar dibuatkan multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Jangan sampai saat hari H tiba kalian sakit dan tidak bisa mengikuti ujian. Dijamin, perjuangan kalian selama bertahun-tahun akan sirna begitu saja. Jadi, jaga kesehatanmu baik-baik.
7. Ikuti try out UN
Biasanya menjelang UN banyak sekali bimbel atau organisasi yang menyelenggarakan try out ujian nasional (dengan terlebih dahulu membayar uang pendaftaran tentunya). Try out ini berguna untuk mengukur seberapa jauh kalian sudah menguasai dan mendalami materi-materi yang akan diujiankan. So, ikuti aja try out-try out tersebut berguna berguna buat kalian.
8. Dekatkan dirimu pada Tuhan
Jika segala upaya dan usaha telah dilaksanakan, kini saatnya menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Segigih apapun kalian berusaha, tetap saja kehendakNya yang terjadi. Perbanyaklah berdoa dan yakin Tuhan pasti akan bersamamu dan apapun yang engkau kerjakan bila bersama dengan Tuhan pasti berhasil. Ini menjadi kekuatan besar saat hari H nanti. Jika dekat dengan Tuhan niscaya ketika kalian mengerjakan soal-soal UN kalian bisa lebih tenang dan percaya diri sehingga memudahkan dalam mengingat segala sesuatu yang pernah dipelajari.

Selamat mempersiapkan diri. Semoga berhasil lulus dan memperoleh nilai yang memuaskan di ujian nasional tahun ini. Amin.
Tuhan memberkati…


Photobucket
Coretan Selengkapnya...

Rabu, 02 Maret 2011

Cara Belajar Efektif


Banyak di antara kita yang mungkin bertanya-tanya, sebenernya kapan sih waktu yang paling pas buat belajar? Jawabannya sih simpel aja yaa... Waktu belajar yang baik adalah sesuai situasi, kondisi dan toleransi. (ga perlu disingkat deh!)


Tiap orang pasti punya cara yang berbeda-beda buat belajar. Ada yang sukanya cuma belajar kalo di sekolah saja, ada juga yang di sekolah atau di kampus ga perhatikan guru atau dosen mengajar, jadi ya terpaksa pas di rumah belajar mati-matian.

Situasi dan kondisi lingkungan sekitar kita juga turut menentukan waktu belajar yang tepat. Kalo rumah kita dekat dengan pabrik ato bengkel yang berisik di siang hari ya berarti yang bagus belajarnya ya malem-malem pas lagi sepi, tapi kalo rumah dekat tempat hiburan malam ya terpaksa belajar pagi atau sore di luar jam sekolah atau kuliah.

Yang paling bagus belajar itu menyesuaikan dengan mood dan toleransi tubuh kita. Kalo kita jam 8 malam udah terasa mengantuk berat ya sebaiknya belajar sore atau selepas maghrib. Kalo mood lagi ga asyik ya sebaiknya jangan memaksakan untuk belajar karena belajarnya bisa sia-sia. Tapi jangan jadikan mood yang jelek sebagai alasan buat tidak belajar lho yaa.

Belajar juga ga harus di rumah sendirian tetapi bisa ikut bimbingan belajar alias bimbel ato belajar kelompok sama teman-teman yang belajarnya getol dan serius abis. Hindari belajar bersama teman yang cuma becanda saja kerjaannya karena belajar jadi percuma. Belajar juga harus dibatasi waktunya, karena kita juga butuh hiburan. Usahakan istirahat belajar setelah satu atau dua jam untuk sekedar cari angin, makan cemilan, main gitar, nonton film kartun, ngobrol dengan teman atau keluarga, dsb.

Jadi waktu belajar memang tidak bisa ditentukan sama untuk semua orang karena banyak sekali faktor yang menentukan. Tetapi pada intinya jangan memporsir balajar sambil begadang karena hasilnya tidak akan maksimal dan cenderung memperlemah pertahanan tubuh kita sehingga akan mudah terserang berbagai penyakit. 


Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

sumber: kaskus.us



Coretan Selengkapnya...

Kamis, 23 September 2010

pesan soal ato modul pelajaran

Ujian tengah semester lagi di depan mata. Bingung deh mo persiapin yang mana satu dulu, secara tugas-tugas/PR dari guru-guru juga numpuk puk puk; kegiatan ekskul yang menyita waktu ampe sore/malam hari; belom lagi di rumah harus bantuin orangtua.

Setelah tiba waktu belajar juga bingung, mempelajari apaan yaa? Buku pelajaran cuma punya satu, pinjaman dari perpus sekolah; soal-soal latihan juga ga lengkap, cuma dari LKS yang dibagiin guru. Nahh, kalo begini mah gimana caranya bisa berlatih dan cepat mengaplikasikan teori  yang udah didapet dari sekolahan??

Ga usah bingung... Punya request soal ato modul pelajaran?
Silakan kirim pesan lewat surel alias email saya, mudah-mudahan bisa dicarikan dan dikirim balik ke email Anda.
Awas  kalo ga!!

Photobucket
Coretan Selengkapnya...

Kamis, 16 September 2010

tips belajar kimia dengan asyik

Haaii teman-temin-temon semua. Apa kabar? Gimana suasana libur lebarannya? Pastinya bahagia donk yaa bisa berkumpul dengan sanak saudara tercinta. Buat yang pada mudik, hhmmm... pasti pada cape & pegel-pegel deh badannya. Belom lagi harus berbenah rumah yang ditinggal selama beberapa hari untuk mudik, serta si mbak dan si mamang yang biasa bantu-bantu beres-beres di rumah juga ikutan mudik.
Haduuhh, kalo begini mah gimana bisa persiapan belajar untuk nghadapin midsemester entar yaa?
Hohoho, sebagai warming up disini saya kasih uraian yang ringan-ringan dulu aja. Maklumlah, kebanyakan makan ketupat opor ama rendang selama lebaran bisa bikin daya pikir otak jadi rada buntu. Hehehe...

Setelah pelajaran matematika yang dianggap sukar dan membingungkan, sering terdengar juga banyak keluhan kalo belajar KIMIA sangat sukar. Beberapa keluhan adalah: ”Saya tidak cukup cerdas untuk belajar kimia, saya tidak dapat mengikuti jalan pikir kimiawan, saya takut gagal di mata pelajaran kimia, ingatan saya tidak cukup kuat untuk mengingat rumus dan fakta kimia...”

Jangan mengatakan benci pada “Pelajaran Kimia”
Salah satu hal yang membuat kita ga suka pelajaran kimia adalah kita sudah menetapkan hati bahwa kita membenci pelajaran tersebut. Bukankah kita lebih mudah memahami sesuatu jika kita lebih menyenanginya? Anggap saja kimia itu sebagai teman baru Anda, yang belum kamu ketahui sifat dan keunikannya, dengan demikian akan tumbuh perasaan bagaimana kita beusaha untuk menemukan sifat-sifat tersebut. Jadi bila Anda mendapatkan pelajaran kimia hindari perasaan atau setidak-tidaknya jangan berguman “benci” di dalam hati. Nikmati saja teman baru Anda ini.
Yang harus pertama sekali diubah justru pandangan-pandangan keliru tentang Anda sendiri tadi. Pertama sekali Anda harus percaya bahwa Anda mampu untuk belajar kimia. Anda yakin bahwa kalo belajar dengan baik Anda akan sukses. Jadi pada dasarnya belajar kimia ga berbeda dengan Anda belajar pelajaran lain ataupun Anda belajar naik sepeda. Yang sangat diperlukan adalah tekad dan keyakinan kuat kalo Anda bekerja dengan baik Anda akan sukses. Setelah tekad dan keyakinan ada, barulah Anda perlu tahu beberapa kiat untuk mendapatkan keterampilan kimia. Perlu diingat sama dengan Anda belajar sepeda, keterampilan itu akan Anda dapat kalo Anda berlatih, ga cukup dengan membaca teori bersepeda tanpa pernah mempraktekkan.

Berikut beberapa pendekatan yang telah terbukti membantu banyak orang untuk belajar kimia.
ð   Ciptakan gambaran nyata apa yang Anda pelajari. Kebanyakan hal yang dipelajari dalam kimia adalah hal yang abstrak. Atom, molekul, ikatan kimia, elektron adalah barang-barang yang ga dapat secara langsung dilihat dan dirasakan. Sebuah gambar akan membantu Anda untuk mengingat dan mengerti dengan baik konsep penting.
þ   Atom misalnya dapat Anda bayangkan sebagai sebuah bola, dan setiap unsur memiliki bola yang berbeda berat dan warna misalnya. Cobalah untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari Semua bahan yang ada di alam ini adalah bahan kimia. Udara, pohon, batuan, plastik, kosmetik, dan seterusnya. Masalahnya adalah bahan-bahan tersebut biasanya bukan bahan yang murni, tetapi berupa campuran yang rumit. Untuk membuat mudah dimengerti, diajarkan kimia dari bahan yang murni atau campuran paling dua bahan. Memang sering akan dijumpai kelakuan bahan murni jauh berbeda dengan kelakuan campuran bahan. Nah, dengan selalu mencoba untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan apa yang ada dalam keseharian akan membuat apa yang dipelajari menjadi lebih bermakna.
þ   Dalam keseharian kita sering membuat minuman sirup, dengan menambahkan segelas air pada dua-tiga sendok makan sirup. Bila yang kita lakukan terbaik, kita tambahkan dua-tiga sendok makan air ke dalam satu gelas sirup, tentu ga akan enak diminum karena sirupnya terlalu kental. Di sini kita mendapat pengalaman tentang pengertian konsentrasi larutan.
þ  Hubungkan gambaran makro dengan gambaran mikro garam dapur dalam bahasa kimia dapat berarti padatan putih yang juga kita gunakan untuk mamasak atau bahan yang tersusun atas ion Na+ dan Cl-. Gambaran pertama adalah gambaran makro, yang kedua adalah gambaran mikro. Gambaran mikro adalah yang ga pernah kita saksikan secara langsung, yang Anda harus hadirkan dalam bayangan. Gambaran makro adalah kumpulan dari bertrilyun-trilyun atom atau ion sehingga dapat kita lihat, sentuh dan rasakan. Karena kimia berbicara dengan kedua bahasa, tugas Anda adalah mempelajari bahan dan sifatnya dari kedua pandangan itu. Gambaran mikro sering digunakan untuk merasionalisasi apa yang terjadi pada skala makro. Kita misalnya merasionalisasi sifat getas dari kristal ionik karena pada krisal ionik tersusun ion yang berlawanan muatan berdampingan. Bila dikenai tekanan, maka ion yang sama muatannya mungkin akan berdampingan, yang berakibat terjadi tolak-menolak sehingga mudah pecah.
ð   Belajar dengan rutin dan segera perbaiki kesalahan
Yang juga unik dari pelajaran kimia adalah banyak sekali konsep yang dibangun secara bertahap, satu konsep mendasari konsep berikutnya; konsep yang berikutnya lagi dapat dimengerti kalo dua konsep terdahulu sudah dimengerti dengan baik, dan seterusnya. Konsep-konsep berikutnya sering dimunculkan dengan kecepatan yang lebih tinggi dari konsep sebelumnya.

Sering-seringlah latihan
Berapa banyak soal kimia yang dapat kamu kerjakan? 10, 50, 100 perminggu? Semakin banyak kamu latihan soal maka semakin terlatih dalam menyelesaikan soal. Latihan soal membuat kita selalu ingat akan teori kimia dan berita baiknya adalah kita bisa menghafal rumus dengan sendirinya.
Nah, dengan keadaan seperti ini nasehat yang sudah sering Anda dengar menjadi penting: Belajarlah secara rutin. Ini juga merupakan kunci dari belajar apa saja, kalo kembali ke contoh belajar sepeda. Kalau sebelum Anda belum menguasai bersepeda, Anda hanya belajar satu hari dalam setiap bulannya, dapat dibayangkan kapan Anda baru akan menguasai. Belajar secara rutin juga memungkinkan Anda untuk segera tahu masalah atau kesalahan yang Anda buat dan dengan cepat pula Anda dapat mencari penyelesaiannya. Penting sekali Anda pelajari kesalahan Anda dan segera mencari penyelesaian yang tepat, sebab kalau ga Anda akan mengulang kesalahan yang sama. Gunakan cara yang berbeda untuk hal yang berbeda.

Kimia bukan hanya hitung-menghitung, walaupun kemampuan itu merupakan komponen penting dalam kimia. Kimia juga berisi beberapa fakta yang harus diingat, kosakata khusus yang harus dipelajari, hukum-hukum yang mengaitkan satu ide dengan ide lain yang harus dimengerti. Mempelajari fakta tentu lain caranya dengan mempelajari teknik berhitung, lain lagi dengan mempelajari hukum. Untuk mengingat fakta dengan lebih baik, sering Anda diberi contoh untuk membuat apa yang disebut jembatan keledai. Misalnya unsur-unsur golongan IA (alkali) Anda ingat dengan: Hajah Lina Naik Kuda Rebutan Cowok sampai Frustasi. Cara yang lain misalnya dengan menuliskan, dengan membuat kartu dan bermain dengan kartu itu dan sebagainya. Untuk mempelajari konsep dengan baik Anda harus belajar dengan aktif. Maksudnya Anda harus mencatat dengan baik konsep yang Anda pelajari, perhatikan benar-benar kata-kata kunci dalam pengertian konsep tersebut, cari contoh-contoh tambahan untuk konsep itu, hubungkan dengan konsep yang telah dipelajari sebelumnya.
Selain itu, Anda juga harus sensitif dengan bahasa kimia. Sering oksigen itu berarti O2 maupun O. Misalnya dalam kalimat oksigen adalah komponen penting dalam atmosfer, yang dimaksud adalah O2. Sedang dalam kalimat hitung kadar oksigen dalam mineral apatit, maka yang dimaksud adalah O. Nah, kensensitifan itu Anda akan peroleh jika Anda belajar secara kontinu, sama dengan kesensitifan kaki Anda mengenali bentuk pedal sepeda tumbuh dengan seringnya Anda belajar naik sepeda. Untuk mempermudah mempelajari hukum-hukum dalam kimia Anda dapat menggunakan teknik: pelajari dengan baik fakta dan konsep yang mendasari, gunakan kata-kata Anda sendiri untuk mengungkapkan lagi hukum tersebut, tentukan keberlakuan hukum tersebut, dan tentukan pula apa yang dapat dicapai dengan hukum tersebut.
Sebagai contoh hukum gas ideal pV = nRT, tanyakan apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata ga akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui. Yang harus diingat, hukum (rangkuman keteraturan) sering mempunyai kekecualian, Anda harus ingat dengan baik kekecualian ini: misalnya, semua senyawa sulfida tidak melarut, kecuali (NH4)2S. Demikian beberapa tips, ingat sekali lagi, tips ini hanya akan bermanfaat kalo Anda menggunakannya dalam belajar dengan kontinu.


Coretan Selengkapnya...