Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Januari 2016

KALTENG MEMILIH

Sobat Warna-warni, terutama yang tinggal di wilayah Kalteng... mana nih jarinya udah dicelup tinta di TPS terdekat belum? Saya sih belum. Lebih tepatnya tidak.  Hehehe...
Yupp... hari ini, 27 Januari 2016 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serentak dilaksanakan di 13 Kabupaten dan 1 Kota. Pilkada langsung ini  ini ditunda setelah sebelumnya Pilkada serentak yang diadakan seyogyanya 9 Desember 2015 kemarin ditunda karena pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 3 H. Ujang Iskandar - Jawawi dibatalkan terkait pelanggaran kode etik. Akhirnya hanya tersisa 2 pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 H. Sugianto Sabran - Habib H. Said Ismail , dan pasangan nomor urut 2 Willy M. Yosef - H.M. Wahyudi K Anwar.

 

Ada beberapa tips nih bagi pengguna hak suara saat pilkada berlangsung (sebenernya kurang pantas juga yaa saya memberikan tips, toh saya sendiri pun alpa menggunakan hak suara saya);
1. Sebelum berangkat ke TPS, ada baiknya kamu mandi dan sikat gigi terlebih dahulu. Jangan lupa berdandan dan berpakaian yang rapi dan wangi, kali-kali aja tuh ada yang cakep di TPS yang bisa kamu pantengin.
2. Bila perlu, pamit cium tangan ke orangtua. Ga usah lama-lama, apalagi sambil bertangisan segala kayak orang yang mau merantau bepergian jauh. Khan TPS-nya cuma dekat, tiga langkah dari rumah. (Kayak lagu dangdut aja dah!)
3. Bila sudah di TPS, antri lah. Ga perlu berdesak-desakan seperti antri sembako murah. Duduk manis di kursi-kursi yang telah disediakan. Jangan duduk semaunya kayak di warung.
4. Tukarkan surat pemberitahuan/ surat panggilan dari RT setempat ke panitia untuk ditukar dengan surat suara. Hati-hati jangan sampai tertukar dengan surat tanah yaa...
5. Bila sudah menerima surat suara, segera bawa ke bilik suara. Jangan dibawa ke penghulu.
Bukalah lembaran surat suara sebelum dicoblos, siapa tau petugas salah memberi surat. Yang dikasih malah surat cinta.
6. Cobloslah pasangan calon yang dimaui, ga perlu mendesah.
7. Jika sudah selesai, lipat kembali lembaran surat suara dengan rapi. Masukkan ke dalam kotak suara. Ga perlu difoto selfie segala deh di dalam bilik suara. Karena hal itu jelas-jelas dilarang di UU Nomor 8 Tahun 2015.
8. Keluar dari bilik suara, jalannya biasa aja. Ga usah banyak gaya dan berasa kayak selebriti papan atas yang maju mundur cantik.
9. Celupkan jari ke dalam botol tinta yang sudah disiapkan oleh petugas. Tintanya ga usah diaduk diremas seolah-olah baru habis makan. Ingat, itu tinta bukan air kobokan.


Coretan Selengkapnya...

Jumat, 29 April 2011

Sambil Menunggu

Kedua pria ini sedang duduk menunggu. Pria yang satu adalah tukang ojek yang sedang menunggu calon penumpang, dan pria lainnya lagi menunggu antrian cuci cetak foto. Keduanya menunggu sambil merokok.

Hmm… bisa tidak yaa menunggu sambil melakukan apa yang bermanfaat gitu yang bukan merokok?? Main sudoku atau mengepel, misalnya…
Coretan Selengkapnya...

Rabu, 27 April 2011

Pembantaian & Penyiksaan Ayam sebelum jadi Menu Lezat KFC


Suka makan ayam goring krenyes buatan Kolonel Harland Sanders yang tersohor itu? Hohoho… Anda mungkin akan berpikir dua kali setelah tahu yang berikut ini.
“[KFC] tidak pernah mengadakan pertemuan apapun. Mereka tidak pernah meminta alat apapun, dan mereka mengatakan pada pers bahwa mereka mempunyai komite penasehat kesejahteraan hewan. Saya merasa ditipu.”—Dr. Adele Douglass, bekas penasehat kesejahteraan hewan untuk KFC, Chicago Tribune
Setiap kali investigator dalam penyamaran memasuki fasilitas suplai KFC, mereka menemukan penyiksaan tersembunyi. Di salah satu rumah jagal “Supplier of the Year” KFC di West Virginia, pekerja tertangkap kamera sedang memotong kepala unggas, melempar mereka, meniupkan abu rokok ke mata mereka, mengecat muka mereka, dan melemparnya ke dinding—semua unggas tersebut masih sadar dan dapat merasakan sakit. Ini berbeda jauh dengan klaim KFC bahwa mereka “hanya bekerjasama dengan penyuplai yang berjanji untuk menghormati standar tinggi dan komitmen kami terhadap kesejahteraan hewan.”
Sejumlah surat kabar terbesar dan terkenal di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Australia telah menulis editorial panas yang membicarakan kondisi di fasilitas ini, dan pelanggan berbicara dengan dompet mereka, mulai menjauhi KFC setelah mengetahui cara tersembunyi bahwa lebih dari 850 juta ayam yang berakhir di ember ayam KFC setiap tahunnya disiksa.
Ayam dipak berdesakan di kandang angkutan.
Ayam tiba di rumah jagal berlumuran kotoran mereka sendiri.
Unggas didihkan hingga mati. Jutaan ayam mengalami hal ini di AS setiap tahunnya.
Close-up unggas yang dididihkan hingga mati.

Banyak ayam yang mati dalam perjalanan ke rumah jagal.
·       Sekitar 1 milyar ayam yang dibunuh setiap tahun untuk ember ayam KFC dimasukkan dalam jumlah puluhan ribu ekor ke kandang penuh kotoran yang pengap karena asap amoniak.
Ayam biasanya tiba di rumah jagal dengan luka bakar amonia buruk dan luka terbuka.
·       Kaki dan sayap unggas sering patah karena mereka terlalu berat dan karena pekerja dengan sengaja melemparkan mereka ke krat dan peti angkutan.
·       Tenggorokan ayam disembelih dan mereka dimasukkan ke tangki berisi air panas mendidih untuk merontokkan bulu mereka, biasanya ketika ayam-ayam tersebut masih sadar dan mampu merasakan sakit.
Ayam masih hidup dapat dilihat dari rasa sakitnya.
·       KFC membiarkan pekerja pabrik-pertanian dan rumah jagal menangani unggas hidup, sehingga banyak unggas yang berakhir dengan disiksa sangat sadis. Di sebuah rumah jagal “Supplier of the Year” di West Virginia, pekerja tertangkap kamera sedang memotong kepala unggas, melempar mereka, meniupkan abu rokok ke mata mereka, mengecat muka mereka, dan secara kejam menginjak mereka. Hal ini ditemukan lebih dari 2 tahun setelah KFC menjanjikan pada PETA bahwa mereka menjalankan kesejahteraan hewan secara serius.
Setiap truk transport berisi ribuan unggas.
·       KFC bersembunyi dibalik Dewan Penasehat Kesejahteraan Hewan-nya, meskipun lima anggota dewan telah mundur dalam frustrasi. Salah satu d iantaranya, Adele Douglass, memberitahu Chicago Tribune bahwa KFC “tidak pernah mengadakan pertemuan apapun. Mereka tidak pernah meminta alat apapun, dan mereka mengatakan pada pers bahwa mereka mempunyai komite penasehat kesejahteraan hewan. Saya merasa ditipu.”
·       Laporan penyiksaan seperti ini mencuat di Amerika Serikat, Britania Raya, Australia (lihat penyelamatan 20 ayam oleh Animal Liberation Victoria dari penyuplai KFC di luar Melbourne), Selandia Baru, Jerman dan India.
Unggas hidup biasanya bepergian bersama teman satu kandangnya yang mati.
Ayam ditumpuk dari kandang mereka dalam satu tumpukan besar sebelum dikunci.
Kumpulan rekaman amatir penyiksaan di KFC dipandu oleh Pamela Anderson:
Video investigasi ini disiarkan oleh stasiun televisi di seluruh dunia juga tiga acara berita malam AS, Good Morning America, dan semua jaringan berita kabel. Lebih dari tiga juga orang telah menyaksikan rekaman ini di situs web PETA.

Apapun bentuknya, stop violence against animals!
dengan perubahan seperlunya
Coretan Selengkapnya...

Jumat, 22 April 2011

Mencintai Lingkungan di Hari Bumi 2011

Teman-teman warna-warni, hari ini tanggal 22 April 2011. Hari ini hari apa yaa? Setelah kemarin kita memperingati hari kartini, hari seluruh dunia sedang merayakan Hari Bumi. Apa tuh? Ya, itu satu hari yang dikhususkan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi kita terhadap planet tercinta yang kita huni, yakni bumi.
Dapat kita lihat dan dengar di berita-berita sekarang, bumi kita tercinta ini makin lama dapat dikatakan semakin rusak dan tercemar. Telah terjadinya pemanasan global yang menyebabkan iklim di muka bumi ini makin lama semakin tidak teratur dan es-es di kutub utara maupun selatan mencair. Kebakaran hutan terjadi dimana-mana, banjir yang disertai tanah longsor, maupun lubangnya lapisan ozon di atmosfer bumi. Perlu diketahui bahwa, lapisan ozon ini merupakan lapisan yang melindungi bumi dan kehidupan di dalamnya dari radiasi sinar ultraviolet matahari yang berbahaya jika mengenai kulit.
Jangankan di berita, di kehidupan sehari-hari saja kita masih bisa melihat banyak sampah plastik maupun sampah jenis lainnya yang berserakan di pinggir jalan ataupun di sungai-sungai. Melihat hal ini, sungguh sangat memprihatinkan, kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang dibekali akal dan pikiran hendaknya dan patutnya bisa lebih menghargai dan menjaga tempat tinggal yang sudah diberikan oleh Tuhan ini secara baik. Bukankah kita sendiri juga yang akan menikmatinya? Jika bumi ini sudah terlanjur rusak, dimana lagi kita bisa hidup dan tinggal? Apakah ada yang bisa mengembalikannya lagi?
Mencegah bertambahnya pemanasan global juga perlu daripada mengatasi bumi yang sudah rusak ini. Kita dapat melakukannya dalam kegiatan sehari-hari di rumah, ataupun di lingkungan sekitar kita. Berikut beberapa hal sederhana namun memberi manfaat luar biasa yang seharusnya dilakukan :
1.    Gunakan lampu pijar hemat energi.
Sejumlah perusahaan lampu sudah membuat dan menjual lampu-lampu model hemat energi. Harganya memang jauh lebih mahal 3-5 kali harga lampu pijar biasa, tetapi energi yang bisa dihemat juga lebih besar, yaitu dapat mencapai ¼ listrik lampu konvensional. Lampu hemat energi 7 watt bisa seterang lampu pijar 40 watt, sedangkan lampu hemat energi 26 watt seterang lampu pijar 100 watt. Selain itu, lampu hemat energi juga tahan lama karena mampu bertahan lebih dari enam bulan meski pemakaian secara nonstop. Ada orang yang mempersoalkan kandungan merkuri, tetapi masih dalam batas normal. Meski hemat energi, tetapi jangan seenaknya dinyalakan. Nyalakan hanya di waktu malam hari atau keadaan gelap.
2.    Jangan membuka lemari es terlalu lama.
Makin lama pintu terbuka, energi listrik yang terpakai dan terbuang percuma juga kian besar. Sebab mesin pendingin terus bekerja sampai ruangan di kulkas mencapai suhu tertentu. Apabila ingin menaruh atau mengambil sesuatu dari kulkas, lakukanlah dengan cepat. Jangan membiarkan anak Anda bermain dalam posisi pintu kulkas terbuka terlalu lama.
3.    Matikan pendingin ruangan (AC), televisi, radio, komputer, dan peralatan elektronik lainnya bila sudah tidak dipergunakan.
Jangan membiasakan memasang peralatan elektronik dalam posisi stand-by. Biasakan mencabut alat listrik jika tidak digunakan. Biasakan juga untuk mematikan peralatan listrik (misal: televisi) tanpa menggunakan remote control. Komputer, misalnya, jika digunakan hanya empat jam per hari dapat menghemat Rp. 630.000,- per tahun dan dapat mengurangi emisi karbon 83% setahun.
4.    Mencucilah pakaian Anda dengan tangan Anda sendiri.
Di samping menghasilkan cucian lebih bersih, juga menyehatkan dan tidak boros listrik. Lalu, jangan juga menggunakan mesin pengering. Sebab uap mengeluarkan gas yang mengandung karbondioksida. Dalam jangka waktu lama, baju yang dikeringkan bisa mengeluarkan 4 kg gas CO2 ke udara. Jadi gunakan cara alami untuk menjemur pakaian di udara terbuka.
5.    Hindari pemborosan air dengan menggunakan wastafel.
Membuka keran wastafel selama sikat gigi atau mencukur adalah bagian dari pemborosan Kegiatan sikat gigi memang tidak memakan waktu lama, hanya berkisar dua hingga lima menitlah. Tapi, membiarkan keran terbuka selama dua menit sama dengan membuang air sebanyak 33 liter.
6.    Etanol bisa dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar minyak di rumah atau sebagai bahan alternatif minyak tanah atau gas.
Ini berkaitan dengan terus melambungnya harga minyak dunia dan tingkat polusi yang makin parah. Etanol dapat diperoleh dari tanaman yang mengandung alkohol seperti tebu. Selain itu, bahan bakar nabati yang tengah dikembangkan adalah yang berasal dari kelapa sawit, jarak, tebu, jagung, dan ubi jalar. Anda tak perlu khawatir bahan bakar nabati bakal habis, sebab tumbuhan tersebut dapat ditanam kembali.
7.    Kurangi emisi gas buang dari kendaraan bermotor.
Pilihlah bahan bakar yang sesuai dengan kendaraan Anda yang dapat mendukung performa mesin dan mengurangi emisi gas buang. Bila perlu, kurangi penggunaan kendaraan bermotor, misalnya dengan berjalan kaki, naik sepeda atau naik angkutan umum ke tempat tujuan.
8.    Penuhilah pekarangan rumah dengan tanaman.
Tanaman dapat menyegarkan rumah dan pekarangan, juga menghindari cuaca panas dan terik matahari. Anda pun menghirup udara bersih dan mengandung banyak oksigen yang dikeluarkan tumbuh-tumbuhan. Salah satu tanaman yang menyerap CO2 adalah bambu. Selain tumbuh cepat, bambu juga lebih cepat menyerap CO2 dibandingkan beberapa tanaman lainnya. Mari dukung gerakan menanam satu juta pohon.
9.    Lindungi rumah dengan tabir surya.
Misalnya, jendela dipasangi kaca film, sehingga rumah tidak terlalu panas dan tidak perlu menggunakan AC.
10.  Usahakan rumah dilengkapi ventilasi yang cukup.
Ventilasi yang cukup akan memeberikan sirkulasi udara setiap hari. Buka jendela dan pintu lebar-lebar pada pagi hari agar udara pagi yang baik bisa masuk dan menggantikan udara yang kotor.
11.  Jangan membakar sampah di pekarangan rumah.
Asap pembakaran sampah mengeluarkan gas CO2 yang berbahaya bagi tubuh manusia jika terhirup. Pisahkan sampah yang dapat didaur ulang dengan sampah yang tak dapat didaur ulang. Sampah-sampah yang dapat didaur ulang (seperti kertas dan kaleng bekas) dapat digunakan lagi bila diperlukan.
12.  Jangan membawa tas-tas plastik ke rumah.
Daripada membeli air minum dalam kemasan botol plastik, bawalah air dalam termos minum saat bepergian. Mintalah kantong belanja secukupnya kepada penjual, dan gunakan kembali plastik kantongan tersebut saat akan berbelanja kembali. Bahan-bahan yang terbuat dari plastik sulit didaur ulang. Di dunia, dari sekitar 500 milyar tas plastik yang didistribusikan, hanya kurang dari 3% yang didaur ulang. Jika tertanam dibawah tanah akan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai dan bercampur dengan tanah. Sebagai alternatif, bawalah tas-tas yang terbuat dari kertas atau material yang gampang didaur ulang.
13.  Biasakan menggunakan saputangan dibanding tisu.
Untuk menghasilkan sekotak tisu, satu pohon akan mati ditebang. Gunakanlah saputangan yang apabila kotor dapat dicuci kembali.

Mari mencintai lingkungan untuk kehidupan di bumi yang lebih baik.
Coretan Selengkapnya...

Rabu, 30 Maret 2011

Pancaroba (1)

“Hati-hati yaa, jaga kesehatan dan stamina tubuh soalnya lagi musim pancaroba… Jangan sampai sakit!”
Sering ga denger kalimat seperti itu? Kita bertanya-tanya, apa sih musim pancaroba? Apakah masih sodaraan ama musim duren, musim rambutan dan musim-musim lainnya?

Dari yang saya pinjam punya Om Wikipedia, musim pancaroba adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim penghujan dan musim kemarau. Pancaroba antara musim penghujan dan musim kemarau (biasa terjadi pada bulan Maret dan April) disebut sebagai mangsa marèng, sementara pancaroba antara musim kemarau dan musim penghujan (biasa terjadi pada bulan Oktober hingga Desember) disebut mangsa labuh.

Pada musim pancaroba terjadi perubahan cuaca dari terik matahari yang panas di musim yang sudah masuk pada kemarau menjadi hujan lebat kadang disertai petir dan angin ribut dengan udara yang tiba-tiba dingin. Demikian sebaliknya. Suhu udara jadi sering berganti. Pagi dan malam hari yang biasanya dingin menjadi terasa sangat panas. Perubahan cuaca yang drastis ini tentu saja membuat tubuh harus pandai beradaptasi dengan cuaca. Untuk itu dibutuhkan stamina yang prima dan fit. Jika tidak, tubuh menjadi kurang dapat beradaptasi. Inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama bagi mereka yang sering  bekerja keras dan  kurang beristirahat.
Pergantian musim selalu diiringi mewabahnya sejumlah penyakit. Perubahan cuaca dari musim hujan memasuki musim kemarau atau sebaliknya membuat tubuh harus beradaptasi ekstra keras. Dari udara panas dan kering hingga tiba-tiba dingin dan lembab. Ditambah lagi angin kencang yang menerbangkan debu.

Perubahan cuaca yang tiba-tiba membuat daya tahan tubuh menurun. Penyakit yang kerap ditemui saat musim pancaroba adalah diare, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan demam berdarah.

Gejala awal gangguan saluran pernafasan atas biasanya berupa batuk, bronkhitis, pilek atau influensa disertai bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh atau demam. Demam itu bukan merupakan penyakit melainkan gejala tubuh yang dalam kondisi membangun pertahanan melawan infeksi.

Musim pancaroba juga kerap menimbulkan gangguan pencernaan berupa diare. Penyakit ringan ini juga bisa berakibat fatal jika terjadi pada anak balita yang kurang mendapat perawatan.

Perubahan iklim juga memperburuk penyebaran penyakit. Penyakit yang umumnya menyerang tersebut adalah malaria, demam berdarah dan influenza. Beragam penyakit tersebut dapat disebabkan bakteri, parasit maupun virus. Di musim pancaroba virus dan bakteri banyak berkembang biak.

Berikut adalah solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat.
1.  Konsumsi makanan bergizi.
Daya tahan tubuh yang baik, selain dapat diperoleh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Perbanyaklah makan buah dan sayur, serta minum susu.
2.  Cukup istirahat.
Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita. Tidur 6-8 jam sehari, memberikan tubuh kita istirahat yang cukup dan membantu pemulihan daya tahan tubuh.
3.  Sempatkan untuk berolahraga.
Usahakan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selama 30 menit. Pilih olahraga yang bersifat aerobik seperti jogging, senam, treadmill, bersepeda, atau sekedar berjalan kaki berkeliling kompleks.
4.  Kelola stres dengan baik.
Dewasa ini sangat sulit untuk menghindari stres. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stres seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.
5.  Konsumsi suplemen yang tepat.
Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen tambahan diperlukan terutama di musim pancaroba. Vitamin C, Zinc, dan Echinacea adalah sebagian dari suplemen yang telah terbukti mampu mendongkrak daya tahan tubuh kita. Pilihlah suplemen yang tepat dan minumlah sesuai kebutuhan kita.
6.  Kurangi minum minuman dingin dan perbanyak minum air putih (suhu normal) minimal 8 gelas sehari. Minuman dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh kita terhadap peralihan cuaca.
7.  Menjaga kebersihan makanan dan minuman, membiasakan diri membersihkan dan mencuci tangan sesudah buang air besar atau tiap sebelum dan sesudah makan, serta menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, memberantas lalat, nyamuk, kecoa, semut. 
8.  Bila terjadi keluhan yang serius, segera periksakan ke dokter.
Coretan Selengkapnya...

Senin, 28 Maret 2011

Earth Hour 2011: Satu Jam yang Bermanfaat Bagi Bumi

Pada tau ga sih apa itu Earth Hour? Ato jangan-jangan malah baru denger lagi!
Perayaan Earth Hour merupakan sebuah gerakan global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk mematikan lampu dan alat elektronik selama 1 jam. Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran penduduk bumi akan perubahan iklim yang sedang terjadi.

Perayaan Earth Hour dilaksanakan setiap hari Sabtu minggu ketiga pada bulan Maret. Pelaksanaannya dilakukan mulai pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat (sesuai zona waktu yang berlaku). Tahun ini, perayaan Earth Hour jatuh pada tanggal 26 Maret 2011 kemaren.

Awalnya, perayaan ini adalah kampanye kolaborasi WWF Australia, Fairfax Media, dan Leo Burnett untuk kota Sydney, Australia. Tujuannya  untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di kota itu sebanyak 5 persen pada 2007. Hal ini dilakukan dengan cara memadamkan seluruh peralatan listrik yang tidak perlu di setiap rumah dan perkantoran. Pemadaman ini hanya satu jam. Satu jam yang bermanfaat bagi bumi yang sudah lelah bernafas dengan karbon dioksida yang dilepaskan oleh tenaga listrik. Hingga tahun lalu, 128 negara telah terlibat perayaan ini.

Tau ga, di dunia setiap detiknya:

- 390 ribu m3 CO2 diemisikan ke udara
- 1.629 m3 gletser di Greenland mencair
- 710 tons O2 berkurang dari atmosfer
- 2.300 m2 lahan produktif menghilang
- 5100 m2 hutan alami lenyap
- 1,3 kendaraan bermotor dan 4,2 televisi diproduksi
- Kenaikan polulasi mencapai 2,4 orang (200 ribu jiwa per hari)

Dengan mematikan listrik selama 1 jam, berarti menghemat konsumsi listrik sebersar 661,54 MW. Jumlah penghematan konsumsi listrik sebesar 661,54 MW itu juga setara dengan:

- Pengurangan emisi CO2 sebesar 589,43 ton
- Penghematan biaya listrik hingga Rp 476,3 juta
- Daya serap dari 589 pohon
- Persediaan 02 untuk lebih dari 1.178 orang


Di Indonesia sendiri, khususnya di kota-kota besar, penghematan kapasitas listrik masih berada di bawah target. Tidak semua lampu gedung-gedung di kota Jakarta turut serta dalam kegiatan kampanye tersebut. Hal ini disebabkan hotel-hotel, restoran dan mal-mal juga mengantisipasi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjungnya.namun diharapkan di tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi penghematan yang bisa diperoleh bahkan kegiatan ini bisa menjadi sebuah gaya hidup di masyarakat . Satu jam yang begitu berarti bagi bumi kita yang sudah renta.

Yuk, kita liat perayaan Earth Hour di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.
(Pada gambar terlihat keadaan kota sebelum dan sesudah pemadaman listrik selama 1 jam).

 
Jakarta (Indonesia)

Malaysia

Singapura

Hongkong

India

Australia

Ukraina

Jerman



Perancis

Inggris

Brasil

Meksiko


dari berbagai sumber, dengan perubahan seperlunya.
Coretan Selengkapnya...