Tampilkan postingan dengan label sekedar tahu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar tahu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Februari 2015

PETINJU

Pada awal abad ke-20 .Pertarungan tinju berhadiah seringkali dilakukan hingga ratusan ronde . Dan petarung biasanya tidak mengenakan sarung tinju.

(duuuhhh... bonyok, bonyok dah tuhh!)

Coretan Selengkapnya...

Senin, 27 Januari 2014

DONOR DARAH YUUK...


Sudah lewat beberapa bulan semenjak saya terakhir kali mendonorkan darah. Seharusnya sih sudah ikut kegiatan ini lagi, namun karena beberapa alasan dan kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan maka niatan mulia ini terpaksa ditangguhkan.
Sepertinya niat tinggal niat juga mengingat saya juga baru 'kedatangan tamu bulanan' sehingga mungkin minggu depan jika tidak ada halangan, saya akan menjabani karena setelah baca sana-sini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan mendonasikan sedikit darah kita yang sangat berguna bagi kehidupan itu, di antaranya:
  1. 17 % responden non-donor memberikan alasan “tidak pernah kepikiran” sebagai alasan utama untuk tidak menjadi donor, sedangkan 15 % mengatakan mereka sudah terlalu sibuk.
  2. Alasan nomor 1 para pendonor darah memberikan darah mereka adalah karena mereka ingin membantu orang lain.
  3. Jika semua memberi donor darah tiga kali dalam setahun, maka kekurangan darah akan menjadi peristiwa langka di dunia ini
  4. Adalah sebanyak 46,5 gallons: jumlah darah yang dapat disumbangkan jika anda mulai pada usia 17 dan donasi setiap 56 hari hingga mencapai 79 tahun.
  5. Empat langkah mudah untuk menyumbangkan darah: sejarah medis, tes fisik cepat, donor dan makanan ringan.
  6. Donor darah biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit (namun bisa memperpanjang nyawa yang membutuhkan selama bertahun-tahun). Seluruh proses – mulai dari waktu anda masuk ke waktu yang meninggalkan – berlangsung sekitar satu jam. Setelah menyumbangkan darah, tubuh anda mengganti cairan dalam 1 jam dan sel darah merah dalam waktu empat minggu. Delapan bulan yang diperlukan untuk mengembalikan besi hilang setelah sumbangan.
  7. Darah membuat sampai sekitar 7 persen dari berat badan Anda. Memberikan darah tidak akan menurunkan kekuatan.
  8. Anda mendapat cek kesehatan gratis pada saat anda menyumbangkan darah

Nah... amalnya dapat, sehatnya juga dapat. Tunggu apa lagi??

Syarat-syarat teknis menjadi donor darah:
Umur 17-60 tahun( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)
* Berat badan minimal 45 kg
* Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 C
* Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg
* Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
* Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
* Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:
Pernah menderita hepatitis B
- Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
- Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
- Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
- Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
- Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
- Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besarDalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemicameasles, dan tetanus toxin
Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
- Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
- Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
- Sedang menyusui
- Ketergantungan obat
- Alkoholisme akut dan kronis
- Mengidap Sifilis
- Menderita tuberkulosis secara klinis
- Menderita epilepsi dan sering kejang
- Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
- Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
- Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.

Silakan dicek kamu termasuk kategori yang mana. Jangan sampai niatan mulia kamu untuk menolong sesama umat manusia menjadi terhalang hanya karena hal-hal yang disebutkan di atas.

There’s no substitute for blood. If people lose blood from surgery or injury or if their bodies can’t produce enough, there is only one place to turn—volunteer blood donors.
http://www.bloodcenters.org/blood-donation/about-blood/
Coretan Selengkapnya...

Rabu, 08 Januari 2014

Welcome Wooden Horse 2014

Masih berbicara tentang tahun baru 2014, dimana tahun ini adalah tahun shio KUDA KAYU. Entah apapun kata berbagai ramalan tentang kehidupan orang-orang dengan shio yang lahir tahun 1942, 1954, 1966, 1978, 1990, 2002, dan 2014 ini, mari kita menyikapi dengan bijak. Tentunya semua orang akan berharap yang terbaik dan menjauhkan hal-hal yang buruk.

Ada berbagai peristiwa besar baik dalam dan luar negeri yang akan terjadi sepanjang tahun 2014 ini. Yuuk kita lihat beberapa di antaranya.
* 1 Januari = Hari Perdamaian Dunia

* 6 Januari = Yang punya blog berulang tahun! Ini termasuk peristiwa penting dan bersejarah lhoo...
 

* 6 Januari - 6 Maret = Pengisian PDSS tes SNMPTN 2014

* 9 Februari = Hari Pers Nasional

* 17 Februari - 31 Maret = Pendaftaran tes SNMPTN

* 8 Maret = Hari Perempuan INternasional

* 9 Maret = Hari Musik Nasional

* 22 Maret = Hari Air Sedunia

* 11 Januari - 5 April = Pelaksanaan kampanye Pemilu Legislatif.

* 1 April - 26 Mei = Proses seleksi tes SNMNPTN

* 9 April = Pemungutan suara Pemilu Legislatif

Pastikan nama teman-teman warna-warni yang sudah cukup umur dan memiliki KTP sah sudah terdaftar sebagai DPT (daftar pemilu tetap) di KPU.
Pastikan juga teman-teman sudah mengetahui (minimal membaca) profil dari calon legislatif yang akan duduk sebagai wakil-wakil rakyat nantinya. Jangan sampai salah pilih dan setiap periode hanya mengulang kisah lama yang sama dimana wakil rakyat hanya tahu tidur atau menonton video tak senonoh ketika rapat berlangsung, wakil rakyat hanya ingin dimanjakan dengan berbagai fasilitas mewah menghabiskan trilyunan anggaran negara sementara banyak rakyat miskin menderita.

* 14 - 16 April = Pelaksanaan UN SMA/MA sederajat Program IPA, IPS, dan Bahasa

* 21 April = Hari Kartini

* 22 April = Hari Bumi 

* 23 April = Hari Buku Sedunia

* 22 - 24 AprilPelaksanaan Ujian Susulan UN SMA/MA sederajat Program IPA, IPS, dan Bahasa

* 26 April - 6 Mei = Rekapitulasi perhitungan suara hasil pemilu tingkat nasional. 

* 1 Mei = Hari Buruh

* 2 Mei = Hari Pendidikan Nasional

* 5 - 8 Mei = Pelaksanaan UN SMP/MTs sederajat

* 7 - 9 Mei = Penetapan hasil Pemilu secara nasional dan penetapan parpol memenuhi ambang batas
Pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD Indonesia 2014 ini akan menjadi pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD langsung ketiga di Indonesia.

Berikut adalah daftar parpol beserta nomor urutnya:
1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Amanat Nasional (PAN)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
14. Partai Bulan Bintang (PBB)
15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

Berikut pula calon presiden dan calon wakil presiden.

Yang telah mendeklarasikan diri:
• Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar

• Hary Tanoesoedibjo, Pengusaha Indonesia (berpasangan dengan Wiranto)
• Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional
• Prabowo Subianto, Mantan Panglima Kostrad dan Calon Wakil Presiden 2009
• Sutiyoso, Mantan Gubernur DKI Jakarta
• Wiranto, Mantan Panglima TNI, Calon Presiden 2004, Calon Wakil Presiden 2009, dan Ketua Umum Partai Hanura

Calon kandidat:

• Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia
• Ani Yudhoyono, Ibu Negara Indonesia
• Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina
• Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara 
• Djoko Suyanto, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 
• Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia
• Endriartono Sutarto, Mantan Panglima TNI 
• Farhat Abbas, Pengacara
• Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan
• Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah 
• Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta
• Jusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden
• Megawati Sukarnoputri, Mantan Presiden 
• Mohammad Mahfud, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi 
• Pramono Edhie Wibowo, Panglima TNI Angkatan Darat 
• Rhoma Irama, Musisi Dangdut dan Aktor 
• Rizal Ramli, ahli ekonomi dan politisi Indonesia
• Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mantan Menteri Keuangan 
• Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem

12 - 16 Mei = Pelaksanaan Ujian Susulan UN SMP/MTs sederajat 

* 17 Mei = Hari Buku Nasional

* 20 Mei = Hari Kebangkitan Nasional 

27 Mei = Pengumuman hasil seleksi SNMPTN

* 31 Mei = Hari Anti Tembakau Internasional

* 1 Juni = Hari Anak-anak Sedunia

* 5 Juni = Hari Lingkungan Hidup Sedunia

* 13 Juni - 13 JuliFIFA World Cup 2014 (Copa do Mundo da FIFA) di Brasil.

Berikut adalah daftar grup Piala Dunia Brasil 2014:

Grup A: Brasil, Kroasia, Meksiko, Kamerun
Grup B: Spanyol, Belanda, Cile, Australia. 
Grup C: Kolombia, Pantai Gading, Yunani, Jepang.
Grup D: Uruguay, Kosta Rika, Inggris, Italia. 
Grup E: Swiss, Ekuador, Perancis, Honduras.
Grup F: Argentina, Bosnia-Herzegovina, Iran, Nigeria.
Grup G: Jerman, Portugal, Ghana, AS.
Grup H: Belgia, Aljazair, Rusia, Korea Selatan.


* 17 Juni Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014.

* 26 Juni = Hari Anti Narkoba Sedunia

* 1 Juli = Hari Anak-anak Indonesia

* 23 Juli = Hari Anak Nasional
* 17 Agustus = HUT Kemerdekaan RI ke-69

* 1 Oktober = Hari Kesaktian Pancasila

* 2 Oktober = Hari Batik Nasional

* 15 Oktober = Hari Hak Asasi Binatang

* 28 Oktober = Hari Sumpah Pemuda

* 29 Oktober = Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

* 10 November = Hari Pahlawan

* 6 Desember = Hari Anti Korupsi

* 10 Desember = Hari Deklarasi HAM

* 22 Desember = Hari Ibu

Mari persiapkan diri teman-teman warna-warni menyambut peristiwa-peristiwa besar yang akan datang. Semoga kesuksesan menyertai langkah kita di tahun kuda kayu ini.


  


Coretan Selengkapnya...

Minggu, 05 Mei 2013

SILSILAH DAN TAROMBO RAJA BATAK


“Bangsa yang besar adalah bangsa yang bangga akan budaya dan adat-istiadatnya, serta melestarikan budaya tersebut turun-temurun kepada generasi mudanya.”

Hhhmmm... Bukan bermaksud untuk rasisme, sukuisme, primordialisme, atau apapun itu berbagai sebutan –isme yang lain-lain, postingan kali ini tentang silsilah dari Ompu Raja Batak.
Jujur saja, walaupun saya sendiri besar di keluarga Batak, sampai saat ini saya tidak pernah tahu secara rinci tentang silsilah Raja Batak. Saya tidak pernah mengikuti ritual acara/kegiatan adat-istiadat Batak, pun saya tidak suka mengikuti perkumpulan marga tertentu (baik dari pihak ayah atau ibu saya).
Entah karena tampang saya yang sama sekali tidak menunjukkan raut wajah khas suku Batak, dari kecil (bahkan hingga saat ini) saya selalu dikira oleh tetangga, teman dan kenalan-kenalan saya sebagai orang Jawa. Dulunya, sehari-hari di rumah juga percakapan menggunakan Bahasa Indonesia. Kuliah di Jogja dan sering bergaul dengan orang-orang mayoritas suku Jawa (baik di tempat kuliah, tempat kerja, maupun di lingkungan rumah), praktis semakin membuat saya semakin men-jawa.

Jadi daripada saya dianggap sebagai kacang yang lupa kulit, saya akan menulis (lebih tepatnya menyalin-tempel) tentang silsilah leluhur saya itu.


SI RAJA BATAK mempunyai 2 orang putra, yaitu:
1. Guru Tatea Bulan
2. Raja Isombaon

GURU TATEA BULAN
Dari istrinya yang bernama Si Boru Baso Bburning, Guru Tatea Bulan memperoleh 5 orang putra dan 4 orang putri, yaitu :
* Putra (sesuai urutan):
1. Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng), tanpa keturunan
2. Tuan Sariburaja (keturunannya Pasaribu)
3. Limbong Mulana (keturunannya Limbong).
4. Sagala Raja (keturunannya Sagala)
5. Silau Raja (keturunannnya Malau, Manik, Ambarita dan Gurning)

*Putri:
1. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona)
2. Si Boru Anting Sabungan, kawin dengan Tuan Sorimangaraja, putra Raja Isombaon
3. Si Boru Biding Laut, (Diyakini sebagai Nyi Roro Kidul)
4. Si Boru Nan Tinjo (tidak kawin).

Tatea Bulan artinya "Tertayang Bulan" = "Tertatang Bulan".

Raja Isombaon artinya raja yang disembah. Isombaon kata dasarnya somba (sembah). Semua keturunan Si Raja Batak dapat dibagi atas 2 golongan besar:
1. Golongan Tatea Bulan = Golongan Bulan = Golongan (Pemberi) Perempuan. Disebut juga golongan Hula-hula = Marga Lontung.
2. Golongan Isombaon = Golongan Matahari = Golongan Laki-laki. Disebut juga Golongan Boru = Marga Sumba.

Kedua golongan tersebut dilambangkan dalam bendera Batak (bendera Si Singamangaraja, para orangtua menyebut Sisimangaraja, artinya maha raja), dengan gambar matahari dan bulan. Jadi, gambar matahari dan bulan dalam bendera tersebut melambangkan seluruh keturunan Si Raja Batak.

PENJABARAN
* RAJA UTI
Raja Uti (atau sering disebut Si Raja Biak-biak, Raja Sigumeleng-geleng). Raja Uti terkenal sakti dan serba bisa. Satu kesempatan berada berbaur dengan laki-laki, pada kesempatan lain membaur dengan peremuan, orang tua atau anak-anak. Beliau memiliki ilmu yang cukup tinggi, namun secara fisik tidak sempurna. Karena itu, dalam memimpin Tanah Batak, secara kemanusiaan Beliau memandatkan atau bersepakat dengan ponakannya/Bere Sisimangaraja, namun dalam kekuatan spiritual etap berpusat pada Raja Uti.

* SARIBURAJA
Sariburaja adalah nama putra kedua dari Guru Tatea Bulan. Dia dan adik kandungnya perempuan yang bernama Si Boru Pareme dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis, satu peremuan satunya lagi laki-laki).

Mula-mula Sariburaja kawin dengan Nai Margiring Laut, yang melahirkan putra bernama Raja Iborboron (Borbor). Tetapi kemudian Saribu Raja mengawini adiknya, Si Boru Pareme, sehingga antara mereka terjadi perkawinan incest.

Setelah perbuatan melanggar adat itu diketahui oleh saudara-saudaranya, yaitu Limbong Mulana, Sagala Rraja, dan Silau Raja, maka ketiga saudara tersebut sepakat untuk mengusir Sariburaja. Akibatnya Sariburaja mengembara ke hutan Sabulan meninggalkan Si Boru Pareme yang sedang dalam keadaan hamil. Ketika Si Boru Pareme hendak bersalin, dia dibuang oleh saudara-saudaranya ke hutan belantara, tetapi di hutan tersebut Sariburaja kebetulan bertemu dengan dia.

Sariburaja datang bersama seekor harimau betina yang sebelumnya telah dipeliharanya menjadi "istrinya" di hutan itu. Harimau betina itulah yang kemudian merawat serta memberi makan Si Boru Pareme di dalam hutan. Si Boru Pareme melahirkan seorang putra yang diberi nama Si Raja Lontung.

Dari istrinya sang harimau, Sariburaja memperoleh seorang putra yang diberi nama Si raja babiat. Di kemudian hari Si raja babiat mempunyai banyak keturunan di daerah Mandailing. Mereka bermarga Bayoangin.

Karena selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya, Sariburaja berkelana ke daeerah Angkola dan seterusnya ke Barus.

SI RAJA LONTUNG
Putra pertama dari Tuan Sariburaja. Mempunyai 7 orang putra dan 2 orang putri, yaitu:
* Putra:
1.. Tuan Situmorang, keturunannya bermarga Situmorang.
2. Sinaga raja, keturunannya bermarga Sinaga.
3. Pandiangan, keturunannya bermarga Pandiangan.
4. Toga nainggolan, keturunannya bermarga Nainggolan.
5. Simatupang, keturunannya bermarga Simatupang.
6. Aritonang, keturunannya bermarga Aritonang.
7. Siregar, keturunannya bermarga Siregar.

* Putri :
1. Si Boru Anakpandan, kawin dengan Toga Sihombing.
2. Si Boru Panggabean, kawin dengan Toga Simamora.
Karena semua putra dan putri dari Si Raja Lontung berjumlah 9 orang, maka mereka sering dijuluki dengan nama Lontung Si Sia Marina, Pasia Boruna Sihombing Simamora.

Si Sia Marina = Sembilan Satu Ibu.
Dari keturunan Situmorang, lahir marga-marga cabang Lumban Pande, Lumban Nahor, Suhutnihuta, Siringoringo, Sitohang, Rumapea, Padang, Solin.

SINAGA
Dari Sinaga lahir marga-marga cabang Simanjorang, Simandalahi, Barutu.

PANDIANGAN
Lahir marga-marga cabang Samosir, Pakpahan, Gultom, Sidari, Sitinjak, Harianja.

NAINGGOLAN
Lahir marga-marga cabang Rumahombar, Parhusip, Lumban Tungkup, Lumban Siantar, Hutabalian, Lumban Raja, Pusuk, Buaton, Nahulae.

SIMATUPANG
Lahir marga-marga cabang Togatorop (Sitogatorop), Sianturi, Siburian.

ARITONANG
Lahir marga-marga cabang Ompu Sunggu, Rajagukguk, Simaremare.

SIREGAR
Lahir marga-marga cabang Silo, Dongaran, Silali, Siagian, Ritonga, Sormin.


* SI RAJA BORBOR
Putra kedua dari Tuan Sariburaja, dilahirkan oleh Nai Margiring Laut. Semua keturunannya disebut Marga Borbor.

Cucu Raja Borbor yang bernama Datu Taladibabana (generasi keenam) mempunyai 6 orang putra, yang menjadi asal-usul marga-marga berikut :

1. Datu Dalu (Sahangmaima).
2. Sipahutar, keturunannya bermarga Sipahutar.
3. Harahap, keturunannya bermarga Harahap.
4. Tanjung, keturunannya bermarga Tanjung.
5. Datu Pulungan, keturunannya bermarga Pulungan.
6. Simargolang, keturunannya bermarga Imargolang.

Keturunan Datu Dalu melahirkan marga-marga berikut :
1. Pasaribu, Batubara, Habeahan, Bondar, Gorat.
2. Tinendang, Tangkar.
3. Matondang.
4. Saruksuk.
5. Tarihoran.
6. Parapat.
7. Rangkuti.

Keturunan Datu Pulungan melahirkan marga-marga Lubis dan Hutasuhut.

Limbong Mulana dan marga-marga keturunannya
Limbong Mulana adalah putra ketiga dari Guru Tatea Bulan. Keturunannya bermarga Limbong yang mempunyai dua orang putra, yaitu Palu Onggang, dan Langgat Limbong. Putra dari Langgat Limbong ada tiga orang. Keturunan dari putranya yang kedua kemudian bermarga Sihole, dan keturunan dari putranya yang ketiga kemudian bermarga Habeahan. Yang lainnya tetap memakai marga induk, yaitu Limbong.

SAGALA RAJA
Putra keempat dari Guru Tatea Bulan. Sampai sekarang keturunannya tetap memakai marga Sagala.

SILAU RAJA
Silau Raja adalah putra kelima dari Guru Tatea Bulan yang mempunyai empat orang putra, yaitu:
1. Malau
2. Manik
3. Ambarita
4. Gurning

Khusus sejarah atau tarombo Ambarita Raja atau Ambarita, memiliki dua putra:
I. Ambarita Lumban Pea
II. Ambarita Lumban Pining

Lumban Pea memiliki dua anak laki-laki
1. Ompu Mangomborlan
2. Ompu Bona Nihuta
Berhubung Ompu Mangomborlan tidak memiliki anak/keturunan laki-laki, maka Ambarita paling sulung hingga kini adalah turunan Ompu Bona Nihuta, yang memiliki anak laki-laki tunggal yakni Op Suhut Ni Huta. Op Suhut Nihuta juga memiliki anak laki-laki tunggal Op Tondolnihuta.

Keturunan Op Tondol Nihuta ada empat laki-laki:
1. Op Martua Boni Raja (atau Op Mamontang Laut)
2. Op Raja Marihot
3. Op Marhajang
4. Op Rajani Umbul

Selanjutnya di bawah ini hanya dapat meneruskan tarombo dari Op Mamontang Laut (karena keterbatasan data. Op Mamontang Laut menyeberang dari Ambarita di Kabupaten Toba Samosir saat ini ke Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Hingga tahun 2008 ini, keturunan Op Mamontang laut sudah generasi kedelapan).

Op Mamontang Laut semula menikahi Boru Sinaga, dari Parapat. Setelah sekian tahun berumah tangga, mereka tidka dikaruniai keturunan, lalu kemudian menikah lagi pada boru Sitio dari Simanindo, Samosir.

Dari perkawinan kedua, lahir tiga anak laki-laki
1. Op Sohailoan menikahi Boru Sinaga bermukim di Sihaporas Aek Batu
Keturunan Op Sohailoan saat ini antara lain Op Josep (Pak Beluana di Palembang)

2. Op Jaipul menikahi Boru Sinaga bermukin di Sihaporas Bolon
Keturunan antara lain J ambarita Bekasi, dan saya sendiri (www.domu-ambarita.blogspot.com atau domuambarita@yahoo.com)

3. Op Sugara atau Op Ni Ujung Barita menikahi Boru Sirait bermukim di Motung, Kabupaten Toba Samosir.
Keturunan Op Sugara antara lain penyanyi Iran Ambarita dan Godman Ambarita


TUAN SORIMANGARAJA
Tuan Sorimangaraja adalah putra pertama dari Raja Isombaon. Dari ketiga putra Raja Isombaon, dialah satu-satunya yang tinggal di Pusuk Buhit (di Tanah Batak). Istrinya ada 3 orang, yaitu :
1. Si Boru Anting Malela (Nai Rasaon), putri dari Guru Tatea Bulan.
2. Si Boru Biding Laut (nai ambaton), juga putri dari Guru Tatea Bulan.
c. Si Boru Sanggul Baomasan (nai suanon).

Si Boru Anting Malela melahirkan putra yang bernama Tuan Sorba Djulu (Ompu Raja Nabolon), gelar Nai Ambaton.

Si Boru Biding Laut melahirkan putra yang bernama Tuan Sorba Jae (Raja Mangarerak), gelar Nai Rasaon.

Si Boru Sanggul Haomasan melahirkan putra yang bernama Tuan Sorbadibanua, gelar Nai Suanon.
Nai Ambaton (Tuan Sorba Djulu/Ompu Raja Nabolon)

Nama (gelar) putra sulung Tuan Sorimangaraja lahir dari istri pertamanya yang bernama Nai Ambaton. Nama sebenarnya adalah Ompu Raja Nabolon, tetapi sampai sekarang keturunannya bermarga Nai Ambaton menurut nama ibu leluhurnya.

Nai Ambaton mempunyai empat orang putra, yaitu:
1. Simbolon Tua, keturunannya bermarga Simbolon.
2. Tamba Ttua, keturunannya bermarga Tamba.
3. Saragi Tua, keturunannya bermarga Saragi.
4. Munte Tua, keturunannya bermarga Munte (Munte, Nai Munte, atau Dalimunte).
Dari keempat marga pokok tersebut, lahir marga-marga cabang sebagai berikut (menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W. Hutagalung):

SIMBOLON
Lahir marga-marga Tinambunan, Tumanggor, Maharaja, Turutan, Nahampun, Pinayungan. Juga marga-marga Berampu dan Pasi.

TAMBA
Lahir marga-marga Siallagan, Tomok, Sidabutar, Sijabat, Gusar, Siadari, Sidabolak, Rumahorbo, Napitu.

SARAGI
Lahir marga-marga Simalango, Saing, Simarmata, Nadeak, Sidabungke.

MUNTE
Lahir marga-marga Sitanggang, Manihuruk, Sidauruk, Turnip, Sitio, Sigalingging.

Keterangan lain mengatakan bahwa Nai Ambaton mempunyai dua orang putra, yaitu Simbolon Tua dan Sigalingging. Simbolon Tua mempunyai lima orang putra, yaitu Simbolon, Tamba, Saragi, Munte, dan Nahampun.

Walaupun keturunan Nai Ambaton sudah terdiri dari berpuluih-puluh marga dan sampai sekarang sudah lebih dari 20 sundut (generasi), mereka masih mempertahankan Ruhut Bongbong, yaitu peraturan yang melarang perkawinan antarsesama marga keturunan Nai Ambaton.

Catatan mengenai Ompu Bada, menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W Hutagalung, Ompu Bada tersebut adalah keturunan Nai Ambaton pada sundut kesepuluh.

Menurut keterangan dari salah seorang keturunan Ompu Bada (mpu bada) bermarga gajah, asal-usul dan silsilah mereka adalah sebagai berikut:
1. Ompu Bada ialah asal-usul dari marga-marga Tendang, Bunurea, Manik, Beringin, Gajah, dan Barasa.
2. Keenam marga tersebut dinamai Sienemkodin (enem = enam, kodin = periuk) dan nama tanah asal keturunan Empu Bada, pun dinamai Sienemkodin.
3. Ompu Bada bukan keturunan Nai Ambaton, juga bukan keturunan si raja batak dari Pusuk Buhit.
4. Lama sebelum Si Raja Batak bermukim di Pusuk Buhit, Ompu Bada telah ada di tanah dairi. Keturunan Ompu bada merupakan ahli-ahli yang terampil (pawang) untuk mengambil serta mengumpulkan kapur barus yang diekspor ke luar negeri selama berabad-abad.
5. Keturunan Ompu Bada menganut sistem kekerabatan Dalihan Natolu seperti yang dianut oleh saudara-saudaranya dari Pusuk Buhit yang datang ke tanah dairi dan tapanuli bagian barat.

NAI RASAON (RAJA MANGARERAK)
Nama (gelar) putra kedua dari Tuan Sorimangaraja, lahir dari istri kedua tuan Sorimangaraja yang bernama Nai Rasaon. Nama sebenarnya ialah Raja Mangarerak, tetapi hingga sekarang semua keturunan Raja Mangarerak lebih sering dinamai orang Nai Rasaon.

Raja Mangarerak mempunyai dua orang putra, yaitu Raja Mardopang dan Raja Mangatur. Ada empat marga pokok dari keturunan Raja Mangarerak:

Raja Mardopang
Menurut nama ketiga putranya, lahir marga-marga Sitorus, Sirait, dan Butar-butar.

Raja Mangatur
Menurut nama putranya, Toga Manurung, lahir marga Manurung. Marga pane adalah marga cabang dari sitorus.

NAI SUANON (tuan sorbadibanua)
Nama (gelar) putra ketiga dari Tuan Sorimangaraja, lahir dari istri ketiga Tuan Sorimangaraja yang bernama Nai Suanon. Nama sebenarnya ialah Tuan Sorbadibanua, dan di kalangan keturunannya lebih sering dinamai Ttuan Sorbadibanua.

Tuan Sorbadibanua, mempunyai dua orang istri dan memperoleh 8 orang putra.
Dari istri pertama (putri Sariburaja):
1. Si Bagot Ni Pohan, keturunannya bermarga Pohan.
2. Si Paet Tua.
3. Si Lahi Sabungan, keturunannya bermarga Silalahi.
4. Si Raja Oloan.
5. Si Raja Huta Lima.

Dari istri kedua (Boru Sibasopaet, putri Mojopahit) :
a. Si Raja Sumba.
b. Si Raja Sobu.
c. Toga Naipospos, keturunannya bermarga Naipospos.

Keluarga Tuan Sorbadibanua bermukim di Lobu Parserahan - Balige. Pada suatu ketika, terjadi peristiwa yang unik dalam keluarga tersebut. Atas ramalan atau anjuran seorang datu, Tuan Sorbadibanua menyuruh kedelapan putranya bermain perang-perangan. Tanpa sengaja, mata Si Raja huta lima terkena oleh lembing Si Raja Sobu. Hal tersebut mengakibatkan emosi kedua istrinya beserta putra-putra mereka masing-masing, yang tak dapat lagi diatasi oleh Tuan Sorbadibanua. Akibatnya, istri keduanya bersama putra-putranya yang tiga orang pindah ke Lobu Gala-gala di kaki Gunung Dolok Tolong sebelah barat.

Keturunana Tuan Sorbadibanua berkembang dengan pesat, yang melahirkan lebih dari 100 marga hingga dewasa ini.
Keturunan Si Bagot ni pohan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Tampubolon, Barimbing, Silaen.
2. Siahaan, Simanjuntak, Hutagaol, Nasution.
3. Panjaitan, Siagian, Silitonga, Sianipar, Pardosi.
4. Simangunsong, Marpaung, Napitupulu, Pardede.

Keturunan Si Paet Tua melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Hutahaean, Hutajulu, Aruan.
2. Sibarani, Sibuea, Sarumpaet.
3. Pangaribuan, Hutapea.

Keturunan si lahi sabungan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Sihaloho.
2. Situngkir, Sipangkar, Sipayung.
3. Sirumasondi, Rumasingap, Depari.
4. Sidabutar.
5. Sidabariba, Solia.
6. Sidebang, Boliala.
7. Pintubatu, Sigiro.
8. Tambun (Tambunan), Doloksaribu, Sinurat, Naiborhu, Nadapdap, Pagaraji, Sunge, Baruara, Lumban Pea, Lumban Gaol.

Keturunan Si Raja Oloan melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Naibaho, Ujung, Bintang, Manik, Angkat, Hutadiri, Sinamo, Capa.
2. Sihotang, Hasugian, Mataniari, Lingga.
3. Bangkara.
4. Sinambela, Dairi.
5. Sihite, Sileang.
6. Simanullang.

Keturunan Si Raja Huta Lima melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Maha.
2. Sambo.
3. Pardosi, Sembiring Meliala.

Keturunan Si Raja Sumba melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Simamora, Rambe, Purba, Manalu, Debataraja, Girsang, Tambak, Siboro.
2. Sihombing, Silaban, Lumban Toruan, Nababan, Hutasoit, Sitindaon, Binjori.

Keturunan Si Raja Sobu melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Sitompul.
2. Hasibuan, Hutabarat, Panggabean, Hutagalung, Hutatoruan, Simorangkir, Hutapea, Lumban Tobing, Mismis.

Keturunan Toga Naipospos melahirkan marga dan marga cabang berikut:
1. Marbun, Lumban Batu, Banjarnahor, Lumban Gaol, Meha, Mungkur, Saraan.
2. Sibagariang, Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang.

(Marbun marpadan dohot Sihotang, Banjar Nahor tu Manalu, Lumban Batu tu Purba, jala Lumban Gaol tu Debata Raja. Asing sian i, Toga Marbun dohot si Toga Sipaholon marpadan do tong) ima pomparan ni Naipospos, Marbun dohot Sipaholon. Termasuk do marga meha ima anak ni Ompu Toga sian Lumban Gaol Sianggasana.

***

DONGAN SAPADAN (TEMAN SEIKRAR, TEMAN SEJANJI)
Dalam masyarakat Batak, sering terjadi ikrar antara suatu marga dengan marga lainnya. Ikrar tersebut pada mulanya terjadi antara satu keluarga dengan keluarga lainnya atau antara sekelompok keluarga dengan sekelompok keluarga lainnya yang marganya berbeda. Mereka berikrar akan memegang teguh janji tersebut serta memesankan kepada keturunan masing-masing untuk tetap diingat, dipatuhi, dan dilaksanakan dengan setia. Walaupun berlainan marga, tetapi dalam setiap marga pada umumnya ditetapkan ikatan, agar kedua belah pihak yang berikrar itu saling menganggap sebagai dongan sabutuha (teman semarga).

Konsekuensinya adalah bahwa setiap pihak yang berikrar wajib menganggap putra dan putri dari teman ikrarnya sebagai putra dan putrinya sendiri. Kadang-kadang ikatan kekeluargaan karena ikrar atau padan lebih erat daripada ikatan kekeluargaan karena marga. Karena ada perumpamaan Batak mengatakan sebagai berikut:

"Togu urat ni bulu, toguan urat ni padang;
Togu nidok ni uhum, toguan nidok ni padan"


artinya:

"Teguh akar bambu, lebih teguh akar rumput (berakar tunggang);
Teguh ikatan hukum, lebih teguh ikatan janji"

Masing-masing ikrar tersebut mempunyai riwayat tersendiri. Marga-marga yang mengikat ikrar antara lain adalah:
1. Marbun dengan Sihotang
2. Panjaitan dengan Manullang
3. Tampubolon dengan Sitompul.
4. Sitorus dengan Hutajulu - Hutahaean - Aruan.
5. Nahampun dengan Situmorang.

(Disadur dari buku "Kamus Budaya Batak Toba" karangan M.A. Marbun dan I.M.T. Hutapea, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, 1987)


Naahh... ribet khan?? Itulah alasan kenapa saya malas untuk mengetahui silsilah tersebut. Namun, daripada nantinya budaya kita di-klaim sebagai budaya milik bangsa lain, alangkah baiknya kita yang menjaga dan melestarikannya.
Kalau bukan kita para generasi muda bangsa Indonesia, maka siapa lagi???

Coretan Selengkapnya...

Minggu, 01 Mei 2011

Pernah Lihat Uang Sebanyak USD 1 Triliun?

Berapa banyak uang paling banyak yang pernah Anda lihat atau pernah Anda miliki? 100 juta rupiah, 1 milyar rupiah, 1 trilyun rupiah? Kalaupun memiliki uang sebanyak itu, tentunya Anda tidak akan mau membawanya kemana-mana secara tunai dengan mengambil resiko dirampok atau salah-salah malah nyawa melayang. Anda akan lebih memilih untuk mendepositokannya di berbagai bank atau berinvestasi berbagai bisinis dan properti yang menjanjikan. Lalu angka-angka seperti USD 1 milyar, USD 100 milyar atau bahkan pernah terdengar pula ada yang menyebut-nyebut USD 1 triliun… Seperti apakah uang sebanyak itu ?

Kita mulai dengan selembar uang 100 dollar, pecahan terbesar uang dollar. Selembarnya setara dengan kira-kira 1 juta rupiah, tentulah masih bisa nyelip di dompet.

Selanjutnya 100 lembar uang pecahan USD 100 (= USD 10.000). Segepoknya juga masih bisa masuk dalam saku celana atau jaket.

Gambar berikut ini adalah uang sebanyak USD 1 juta (100 bundel USD 10.000, hampir setara dengan 10 milyar rupiah). Masih bisa masuk tas ransel, koper atau tas backpak.

Mungkin uang USD 1 juta masih keliatan biasa saja, hanya sebaris tumpukan di lantai. Tapi lihatlah seperti apa uang USD 100 juta (angka segini pernah ditawarkan Manchester City atau Real Madrid untuk memboyong CR7 alias Christiano Ronaldo dari Manchester United meskipun kemudian ditolak). Untuk mengangkutnya dibutuhkan satu palet standar.

Huufft, lanjuuutt… seperti inilah uang USD 1 milyar. Sudah mulai bingung mau ditaruh dimana…

Eng-ing-eng....!! Naaah, sekarang saatnya Anda tahu seperti apakah uang USD 1 triliun itu. Satu triliun dollar itu artinya 1 juta juta dollar atau USD 1000 miliar! Jumlah nol-nya ada 12. Kalau di-rupiahkan nolnya jadi 16! dan sejumlah inilah hutang Indonesia. Bahkan, bayi Indonesia yang masih dalam kandungan pun sudah mewarisi hutang negara ini.

Tarik nafas yang panjang dulu... Seperti inilah uang 1 triliun dollar.
Orang di pojok kiri bawah masih bisa keliatan, ga?

Trus... kira-kira kalau uang sebanyak itu dibangunkan sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan panti sosial, rumah ibadah, bisa dapat berapa ribu unit yaa...??
Monkey Icons Cici
Coretan Selengkapnya...

Kumpulan Sinetron dan Film Jiplakan Indonesia (2)

Bukan hanya judul dan ide cerita dari film atau serial asing saja yang dijiplak Indonesia. Bahkan, sampai ke poster baliho film pun nyontek dan menjiplak dari luar sana!

Lihat nih satu persatu, poster kumpulan sinetron dan film jiplakan Indonesia





Penasaran? Masih ada lagi…


Lagii...


Film kok isinya horor semua...?? Mesum pula! Ckckck...
Lanjuuutt...

Belum puas juga? Lihat yang ini...

Mirip khan…??


Belum puas juga? Barangkali Anda pernah nonton film ini…

Atau yang ini…


Bahkan, film Ayat-ayat Cinta yang kesohor itu pun adalah hasil menjiplak.
Jangan-jangan kebetulan saja yaa sama! Tapi, kalau memang kebetulan kok rasanya banyak yah?!


Paraaahh!


Coretan Selengkapnya...